Warga Bandung Rayakan Kemenangan Persib dengan Pesta Kembang Api

Bandung – Kota Bandung diselimuti kemeriahan luar biasa pada Sabtu malam setelah Persib Bandung resmi mencatatkan sejarah sebagai juara Indonesia Super League untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Gelombang massa yang penuh haru dan kegembiraan memadati berbagai sudut kota, diiringi dentuman kembang api yang mewarnai langit malam.

Pusat perayaan terjadi di persimpangan Jalan Braga dan Jalan Naripan. Warga dari berbagai kalangan berkumpul tepat setelah peluit panjang dibunyikan dalam laga pamungkas antara Persib melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Yel-yel “Persib Juara” bergema di sepanjang jalan, menciptakan suasana pesta rakyat yang meriah.

Kepadatan serupa juga terlihat di titik-titik vital Kota Bandung, seperti simpang Jalan Braga-Tamblong-Suniaraja, depan Kantor Pusat KAI di Viaduct, Jalan Wastukencana, Jalan Pajajaran, hingga simpang Jalan Cihampelas-A Rivai. Warga, tua maupun muda, antusias memadati pinggir jalan untuk menyambut konvoi suporter.

Keberhasilan Persib mengunci gelar juara dipastikan setelah bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara. Hasil tersebut memberikan tambahan satu poin krusial yang mengokohkan posisi Maung Bandung di puncak klasemen akhir dengan koleksi 79 poin.

Meski Borneo FC Samarinda berhasil menang telak 7-1 atas Malut United, mereka harus puas menempati posisi kedua. Persib unggul atas Borneo FC berkat keunggulan catatan head-to-head. Pencapaian ini sekaligus mencatatkan rekor sebagai tim pertama yang mampu menjuarai liga utama Indonesia selama tiga musim beruntun di era Liga 1 sejak 2017, melampaui rekor Bali United sebelumnya.

Gelar juara musim 2025/2026 ini disebut sebagai mahakarya pelatih Bojan Hodak. Meski sempat melewati fase transisi besar akibat kepergian sejumlah pilar penting, Hodak berhasil meracik strategi yang membuat tim tetap konsisten.

Kehadiran gelandang kelas dunia Thom Haye, didukung visi bermain Eliano Reijnders dan etos kerja Adam Alis, terbukti mampu meningkatkan kolektivitas tim. Di bawah komando Hodak, Persib menjelma menjadi tim paling tangguh dengan catatan pertahanan solid, yakni hanya kebobolan 22 gol serta tak terkalahkan dalam 22 pertandingan terakhir.

Rekomendasi