Port USB Mobil Tak Cocok untuk Mengecas Laptop, Ini Alasannya

jangan gunakan port usb mobil untuk ngecas laptop, kenapa?

Jakarta – Mengecas laptop dengan USB-C ke port USB mobil ternyata bukan pilihan yang ideal. Sebagian besar port USB di dasbor atau konsol tengah kendaraan memang dirancang untuk mengecas ponsel atau memutar media, bukan untuk laptop.

Mengutip Engadget, Kamis (6/8/2026), saat laptop dihubungkan ke port USB mobil, proses pengisian daya biasanya sangat lambat.

Kebanyakan port USB pada kendaraan tidak menyediakan daya yang cukup untuk laptop. Pengisian daya ponsel saja umumnya hanya berada di kisaran 5W hingga 7,5W.

Sementara itu, MacBook Air M5 memiliki pengisi daya dinamis 40W dengan maksimal 60W dan membutuhkan sumber daya USB PD 70W atau lebih untuk fast charging.

MacBook 14 inci terbaru juga didukung pengisian daya 70W dan membutuhkan 96W atau lebih untuk fast charging. Banyak laptop Windows memiliki kebutuhan daya serupa.

Informasi kebutuhan watt pengisi daya laptop dapat dilihat pada adaptor atau blok daya. Hal ini perlu diperhatikan agar sesuai dengan sumber pengisian yang digunakan.

Pada sejumlah kendaraan terbaru, termasuk mobil listrik atau EV, tersedia port USB-C yang lebih kuat dan mampu mengecas laptop. Namun, pengguna perlu mengecek label di dekat port atau buku panduan kendaraan untuk memastikan ada fitur USB-C Power Delivery (PD) atau pengisian berdaya tinggi.

Jika ada tanda tersebut, mobil bisa digunakan untuk mengecas laptop. Jika tidak, port USB standar kemungkinan besar tidak akan mampu.

Rekomendasi