

Jakarta – Samsung melipatgandakan optimisme menjelang peluncuran lini HP lipat terbarunya, Galaxy Z Fold 8 series. Namun, antusiasme konsumen ternyata jauh melampaui perhitungan perusahaan teknologi asal Korea Selatan itu.
Meski pasokan awal telah ditingkatkan, varian Samsung Galaxy Z Fold 8 dilaporkan mengalami lonjakan pemesanan atau pre-order yang sangat tajam hingga terancam kehabisan stok di sejumlah wilayah.
Sejak awal, Samsung telah memprediksi model standar akan lebih diminati dibanding saudaranya yang lebih besar dan lebih mahal, Galaxy Z Fold 8 Ultra.
Samsung mengalokasikan sekitar 2,8 juta unit untuk Galaxy Z Fold 8, sementara varian Ultra disiapkan sebanyak 2 juta unit.
Namun, jumlah pasokan tersebut tampaknya belum mampu membendung tingginya minat pasar. Berdasarkan bocoran analis industri Lanzuk di platform Naver serta pengamat teknologi @IceUniverse di X, angka pemesanan Galaxy Z Fold 8 melampaui estimasi internal perusahaan secara signifikan.
Alokasi unit kini menjadi kendala serius, dengan potensi kelangkaan stok membayangi beberapa pasar utama, termasuk pasar domestik Samsung di Korea Selatan. Dampak lonjakan permintaan ini mulai terasa langsung di situs resmi Samsung.