Volkswagen China Perluas Pasar ke Asia Tengah, Akhiri Fokus Domestik

volkswagen kenalkan id. cross, suv listrik dengan jarak tempuh 427 km

Tashkent – Volkswagen China mulai mengubah strategi bisnisnya dengan memperluas pemasaran ke pasar Asia Tengah, meninggalkan filosofi “in China, for China” yang selama puluhan tahun menjadi landasan operasional di Negeri Tirai Bambu.

Sejak 1985, Volkswagen memproduksi kendaraan di China melalui perusahaan patungan dengan Shanghai Automotive Industry Corporation (SAIC). Beberapa tahun kemudian, kerja sama juga diperluas dengan First Automotive Works (FAW).

Selama ini, kendaraan Volkswagen buatan China dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan konsumen domestik dan tidak dipasarkan secara luas ke luar negeri. Namun, strategi tersebut kini berubah mengikuti dinamika pasar otomotif global.

Perubahan arah bisnis itu semakin ditegaskan dalam forum internasional di Tashkent, Uzbekistan. Dalam kesempatan tersebut, CEO Volkswagen China Robert Cisek bertemu dengan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev.

Dari pertemuan itu, diumumkan rencana perakitan lokal delapan model Volkswagen hasil produksi FAW-Volkswagen dan SAIC-Volkswagen di Uzbekistan hingga akhir tahun. Model yang masuk daftar perakitan antara lain Volkswagen Tiguan L Pro, Passat Pro, Teramont Pro, serta lini Jetta.

Rekomendasi