

Jakarta – Lionel Messi kembali membuktikan kapasitasnya sebagai legenda sepak bola dunia dengan memimpin Timnas Argentina hingga partai puncak Piala Dunia 2026.
Pencapaian luar biasa ini diraih sang megabintang saat usianya menginjak 39 tahun.
Ambisi besar untuk mempertahankan gelar juara dunia bagi Albiceleste harus terhenti di tangan Spanyol.
Argentina menelan kekalahan tipis 0-1 melalui gol yang tercipta pada babak extra time.
Meski gagal mengulang kesuksesan menjadi juara dunia dua kali berturut-turut, performa Messi tetap mendapat apresiasi tinggi.
Sepanjang turnamen edisi 2026, ia mencatatkan statistik impresif dengan total 8 gol dan 4 assist.
Lionel Andrés Messi lahir di Rosario, Santa Fe, Argentina, pada 24 Juni 1987.
Ia memiliki tinggi badan 170 cm dan saat ini berkarier di Major League Soccer bersama Inter Miami CF.
Pemain yang akrab disapa La Pulga ini dikenal sebagai sosok rendah hati yang memiliki dedikasi tinggi terhadap olahraga sepak bola.
Kehidupan pribadinya pun sering menjadi sorotan, di mana ia menikah dengan Antonela Roccuzzo dan telah dikaruniai tiga orang putra bernama Thiago, Mateo, dan Ciro.
Perjalanan karier Messi tidak selalu dipenuhi kemudahan sejak usia dini.
Ia sempat didiagnosis mengalami gangguan hormon pertumbuhan atau Growth Hormone Deficiency (GHD).
Kondisi ini membuat perkembangan tinggi badannya terhambat dibandingkan anak-anak pada umumnya.
Keluarganya sempat kesulitan membiayai pengobatan yang memerlukan biaya besar.
Barcelona kemudian hadir memberikan solusi dengan menawarkan kontrak sekaligus menanggung biaya perawatan medis Messi di Spanyol.
Langkah tersebut menjadi titik balik krusial yang membentuknya menjadi pemain kelas dunia di kemudian hari.
Julukan La Pulga atau Si Kutu melekat padanya karena postur tubuhnya yang mungil.
Namun, keterbatasan fisik tersebut justru menjadi keunggulannya di lapangan hijau.
Messi memiliki keseimbangan, kelincahan, dan kontrol bola yang sulit ditandingi oleh pemain bertahan lawan.
Ia menghabiskan sebagian besar karier profesionalnya di FC Barcelona, tempat ia memenangkan berbagai gelar bergengsi mulai dari LaLiga hingga Liga Champions.
Selama lebih dari dua dekade, ia menjadi simbol kejayaan klub asal Catalan tersebut.
Hingga saat ini, Messi masih memegang peran sentral dalam skema permainan Timnas Argentina.
Visi bermain dan kepemimpinannya di lapangan tetap menjadi kunci vital bagi tim meski ia telah mencapai usia 39 tahun.
Dunia sepak bola mengakui bahwa konsistensi Messi dalam menjaga performa di level tertinggi merupakan sebuah fenomena langka.
Kehadirannya di final Piala Dunia 2026 pada Selasa, 21 Juli 2026, menjadi bukti sahih atas dedikasi dan kualitas yang terus terjaga.