

JAKARTA – Barcelona resmi melakukan perombakan besar di lini depan mereka dengan mendatangkan winger asal Jerman, Karim Adeyemi, dari Borussia Dortmund pada bursa transfer musim panas 2026.
Kesepakatan transfer ini telah dikonfirmasi oleh kedua belah pihak pada Jumat, 24 Juli 2026.
Manajemen Barcelona menyatakan bahwa sang pemain telah menandatangani kontrak jangka panjang yang akan mengikatnya di Camp Nou hingga tahun 2031.
“FC Barcelona dan Borussia Dortmund telah mencapai kesepakatan untuk transfer penyerang Karim Adeyemi, yang telah menandatangani kontrak bersama klub hingga 2031,” tulis pernyataan resmi klub tersebut.
Meskipun nilai transfer tidak diungkapkan secara resmi kepada publik, berbagai laporan media menyebutkan angka sekitar 22 juta euro atau setara Rp 414 miliar.
Kesepakatan tersebut kabarnya turut menyertakan bonus berdasarkan performa pemain serta klausul bagi hasil apabila Barcelona memutuskan untuk menjual sang pemain di masa mendatang.
Adeyemi sebelumnya bergabung dengan Borussia Dortmund pada tahun 2022 setelah didatangkan dari klub Austria, Red Bull Salzburg.
Selama memperkuat Die Borussen, pemain berusia muda tersebut tampil cukup produktif dengan mencatatkan 146 penampilan di semua kompetisi.
Ia berhasil mengoleksi total 36 gol selama masa pengabdiannya di Bundesliga.
Kepindahan ini juga menjadi momen reuni bagi Adeyemi dengan pelatih Barcelona saat ini, Hansi Flick.
Keduanya pernah bekerja sama saat Flick menangani tim nasional Jerman, di mana sang pelatih merupakan sosok yang memberikan debut senior bagi Adeyemi.
Selain kemampuan mencetak gol, Adeyemi dikenal luas karena memiliki kecepatan lari yang luar biasa di atas rata-rata pemain sayap lainnya.
Ia bahkan pernah mencatatkan rekor kecepatan Bundesliga dengan mencapai angka 36,65 km/jam saat Dortmund meraih kemenangan 5-1 atas Freiburg pada musim 2022/23.
Kehadiran Adeyemi di Barcelona menjadi rekrutan ofensif kedua pada bursa transfer musim panas ini.
Sebelumnya, Barcelona telah lebih dulu mengamankan tanda tangan pemain cepat lainnya, Anthony Gordon, yang didatangkan dari klub Premier League, Newcastle United.
Langkah agresif ini diambil oleh manajemen Barcelona sebagai bagian dari perombakan total di lini serang tim untuk menyambut musim kompetisi mendatang.
Perubahan ini dilakukan menyusul kepergian striker veteran Robert Lewandowski yang memilih hijrah ke klub MLS, Chicago Fire.
Selain itu, Barcelona juga harus merelakan Marcus Rashford kembali ke Manchester United setelah masa peminjaman sang pemain resmi berakhir.
Dengan kombinasi kecepatan Adeyemi dan Gordon, Barcelona diharapkan mampu menghadirkan dimensi serangan baru yang lebih dinamis di bawah arahan taktik Hansi Flick.