

Padang – Unggahan Betrand Peto tentang sosok ayah di tengah polemik antara Ruben Onsu dan Sarwendah menjadi sorotan publik. Melalui Instagram Stories, Betrand menyinggung bahwa diamnya seorang ayah bukan berarti dirinya baik-baik saja.
Tulisan itu berjudul, “Saat ayah diam belum tentu ia baik-baik saja.” Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa seorang ayah yang jarang bercerita bukan karena tak punya masalah, melainkan karena tidak ingin keluarganya ikut cemas.
Unggahan itu juga menyebutkan bahwa saat seorang ayah tersenyum, belum tentu hatinya tenang. Kalimat lain dalam tulisan tersebut menegaskan, ketika ayah berkata “ayah tidak apa-apa”, belum tentu semuanya benar-benar baik-baik saja.
Tulisan yang dibagikan Betrand juga menyinggung bahwa ada banyak beban yang hanya diketahui oleh Allah, namun demi keluarganya ayah tetap memilih bertahan. Pesan lainnya mengajak anak untuk terus memberi perhatian kepada ayah karena seorang ayah juga ingin dimengerti.
“Jadi selama ayah masih ada, jangan pelit memberi perhatian karena seorang ayah juga ingin dimengerti,” bunyi tulisan itu.
Unggahan tersebut muncul di tengah polemik yang masih berlangsung antara Ruben Onsu dan Sarwendah. Di saat Ruben memperjuangkan hak untuk bertemu kedua putrinya, Sarwendah belakangan menyampaikan sejumlah pernyataan yang mengejutkan publik.
Salah satunya terkait hubungan masa lalu dengan Ruben Onsu saat masih menjadi suami istri. Sarwendah menyebut Ruben Onsu pernah berselingkuh lebih dari satu kali. Pernyataan itu disampaikan setelah beredar rekaman video CCTV tertanggal 3 April 2025 yang memperlihatkan keduanya ribut besar.
Sarwendah mengaku mengetahui perselingkuhan Ruben Onsu pada 2017. “2017 saya mengetahui adanya perselingkuhan,” tulis Sarwendah.
Menurut Sarwendah, saat itu Ruben Onsu mengakui perbuatannya, meminta maaf, dan berjanji akan berubah. Demi mempertahankan rumah tangga yang telah mereka bangun bersama, Sarwendah mengaku memilih memberikan kesempatan kedua.
“Beliau mengakui kesalahannya, meminta maaf dan berjanji untuk berubah. Saya melihat betapa kerasnya beliau berjuang mencari nafkah dan membangun keluarga kami. Karena itu saya memilih untuk tetap bertahan dan berharap semuanya benar-benar bisa berubah,” tulis Sarwendah.