Waspadai AI, Enam Kebiasaan Lindungi Data Pribadi

cara aman menggunakan aplikasi ai, kebiasaan sederhana yang bisa melindungi data pribadi anda

Jakarta – Aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) kini semakin sering digunakan untuk membantu pekerjaan, belajar, membuat gambar, hingga menyusun dokumen. Namun, di balik kemudahan itu, muncul pertanyaan penting soal keamanan data pribadi yang dimasukkan ke dalam aplikasi AI.

Organisasi seperti National Institute of Standards and Technology (NIST) menegaskan privasi merupakan salah satu pilar utama dalam pengembangan AI yang tepercaya. Sejumlah perusahaan teknologi besar juga mulai menghadirkan kontrol privasi agar pengguna dapat mengelola data dengan lebih baik.

Meski begitu, perlindungan data tidak hanya bergantung pada penyedia layanan. Kebiasaan pengguna juga memegang peran besar dalam menjaga keamanan informasi pribadi.

Berikut sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk melindungi data pribadi saat menggunakan AI:

  1. Jangan pernah membagikan data sensitif

Kesalahan yang masih sering dilakukan pengguna adalah memasukkan informasi rahasia ke dalam chatbot AI.

Data seperti nomor kartu identitas, informasi rekening bank, kata sandi, nomor kartu kredit, dokumen perusahaan, hingga rekam medis sebaiknya tidak dimasukkan ke layanan AI publik, kecuali benar-benar diperlukan dan pengguna memahami bagaimana data tersebut akan diproses.

Microsoft juga menyarankan organisasi untuk melindungi data sensitif dalam prompt AI guna mengurangi risiko kebocoran informasi.

  1. Luangkan waktu membaca kebijakan privasi

Banyak orang langsung menggunakan aplikasi AI tanpa mengetahui bagaimana data mereka diperlakukan.

Sebelum membuat akun, periksa apakah layanan tersebut menjelaskan apakah percakapan disimpan, apakah data digunakan untuk melatih model AI, berapa lama data disimpan, dan apakah pengguna dapat menghapus riwayat percakapan.

Transparansi terkait hal itu menjadi salah satu indikator penting layanan AI yang bertanggung jawab.

  1. Manfaatkan pengaturan privasi

Sebagian besar layanan AI modern menyediakan pengaturan yang memungkinkan pengguna mengelola data mereka.

Beberapa platform memungkinkan pengguna menonaktifkan penggunaan percakapan untuk pelatihan model, menghapus riwayat chat, atau menggunakan sesi percakapan sementara yang tidak tersimpan dalam riwayat akun.

OpenAI juga menyediakan kontrol agar pengguna dapat menentukan bagaimana data mereka digunakan serta memberikan opsi untuk menghapus percakapan dan mengelola preferensi privasi.

  1. Gunakan kata sandi yang kuat dan aktifkan verifikasi dua langkah

Rekomendasi