

Manchester – Arsenal menghadapi tantangan besar saat melawat ke markas Manchester City dalam laga krusial Liga Inggris musim 2025/2026. Pertarungan yang bisa menjadi penentu gelar juara ini dijadwalkan berlangsung di Etihad Stadium pada Minggu (19/4/2026) pukul 22.30 WIB, di mana The Gunners berpotensi tampil pincang dengan absennya hingga enam pemain utama, memaksa pelatih Mikel Arteta mengandalkan kekuatan pemain muda.
Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu titik balik dalam perburuan gelar musim ini. Pasalnya, kedua tim hanya terpaut enam angka di papan klasemen sementara, dengan Manchester City masih menyimpan satu laga tunda. Dengan enam pertandingan tersisa di kompetisi, hasil duel ini akan sangat signifikan mengubah peta persaingan di papan atas.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, bahkan menyebut laga ini layaknya sebuah partai final. Ia menegaskan timnya akan tampil dengan motivasi penuh demi meraih kemenangan penting di kandang lawan.
“Ini jelas pertandingan yang paling penting bagi kami saat ini,” ujar Arteta. “Itu adalah sebuah kehormatan besar bisa memainkan laga seperti ini. Kami sudah tidak sabar, dan tentu saja kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk memenangkan pertandingan. Kami melihat ini sebagai peluang besar.”
Namun, di tengah momentum krusial ini, Arsenal justru dihantam badai cedera yang berpotensi melemahkan kekuatan tim. Dua pemain kunci, Mikel Merino dan Bukayo Saka, kemungkinan besar akan absen dalam laga tersebut.
Selain itu, kondisi Noni Madueke juga masih diragukan setelah mengalami cedera ringan saat menghadapi Sporting CP di Liga Champions pekan lalu. Arteta menjelaskan bahwa Madueke masih memiliki peluang untuk tampil, namun harus melewati tes kebugaran terakhir.
“Kami masih punya satu sesi latihan lagi besok. Setelah pertandingan terakhir, kondisinya tidak terlihat terlalu buruk dan dia cukup positif,” tambah Arteta. “Dia pemain yang mampu bermain dalam kondisi tidak nyaman, jadi saya berharap dia bisa tersedia. Tapi kami harus menunggu dan melihat perkembangannya.”
Tak hanya Madueke, beberapa pemain lain juga masih belum sepenuhnya fit. Nama-nama seperti Martin Odegaard, Jurrien Timber, dan Riccardo Calafiori juga masih diragukan tampil. Arteta mengakui waktu pemulihan yang singkat menjadi tantangan bagi tim medis dan staf pelatih.
Dengan absennya Merino dan Saka, serta ketidakpastian kondisi empat pemain lainnya, Arsenal berpotensi kehilangan hingga enam pemain senior. Situasi ini menguji kedalaman skuad The Gunners secara ekstrem.
Berdasarkan data internal klub, Arsenal saat ini hanya memiliki sekitar 18 pemain senior yang siap dimainkan. Jumlah ini bahkan belum memenuhi kuota maksimal 20 pemain dalam satu skuad pertandingan Liga Inggris.
Kondisi ini membuka peluang bagi sejumlah pemain muda dari akademi untuk mendapat kesempatan tampil. Kiper muda Tommy Setford yang merupakan pilihan ketiga bahkan sudah termasuk dalam daftar pemain yang tersedia.
Selain itu, nama Max Dowman hampir pasti akan dipanggil ke skuad utama. Bek muda berbakat Marli Salmon juga berpeluang mendapatkan kesempatan serupa. Beberapa opsi lain yang bisa dipertimbangkan Arteta adalah Harrison Dudziak, yang sebelumnya sempat masuk bangku cadangan saat melawan Sporting CP, serta Andre Harriman-Annous. Nama terakhir bahkan sudah memiliki pengalaman tampil dalam dua skuad Liga Inggris musim ini dan sempat menjadi starter saat menghadapi Brighton di ajang Piala Carabao pada Oktober lalu.
Dengan segala keterbatasan yang ada, Arsenal tetap dituntut tampil maksimal jika ingin menjaga asa meraih gelar Liga Inggris musim ini. Laga melawan Manchester City dipastikan menjadi ujian sesungguhnya bagi kedalaman skuad dan mental juara pasukan Mikel Arteta.