

London – Gelandang Chelsea, Moises Caicedo, mengungkapkan kekecewaannya setelah timnya tumbang 0-1 dari Manchester United (MU) dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026. Ia menyebut skuad The Blues gagal memaksimalkan banyak peluang di Stadion Stamford Bridge, London, Minggu dini hari WIB. Gol semata wayang kemenangan MU dicetak oleh Matheus Cunha pada menit ke-43.
“Pasti semua orang kecewa karena kami ingin menang. Kami menciptakan banyak peluang, tetapi tidak bisa mendapatkan hasil,” ujar Caicedo, sebagaimana dikutip dari laman resmi Chelsea.
Berdasarkan catatan Liga Inggris, Chelsea tampil dominan dengan 58,7 persen penguasaan bola. Namun, dari 21 percobaan tembakan, hanya tiga yang tepat sasaran dan tak satu pun berbuah gol. Situasi ini kontras dengan MU yang mampu mencetak satu gol dari hanya empat total tembakan.
Caicedo menilai timnya kurang beruntung pada laga tersebut. Meski demikian, pemain berusia 24 tahun itu menegaskan fokus tim kini tertuju pada lima pertandingan tersisa. “Kami masih punya lima pertandingan tersisa dan lima pertandingan untuk dimenangkan, untuk mencoba lolos ke Liga Champions musim depan,” katanya.
Di tengah kekalahan itu, Caicedo mengaku bangga dapat mengenakan ban kapten Chelsea saat menghadapi MU. “Menjadi kapten selalu terasa spesial. Saya bertekad terus membantu tim,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Caicedo juga menyatakan kebanggaannya atas perpanjangan kontrak di Chelsea hingga tahun 2033. “Saya sangat bahagia dan bangga dengan diri saya dan apa yang sudah saya lakukan karena saya bisa berada di sini hingga beberapa tahun ke depan. Tentu kami ingin memenangkan banyak trofi,” ujarnya.
Kekalahan ini membuat tim asuhan Liam Rosenior tertahan di peringkat keenam klasemen sementara Liga Inggris. Chelsea kini mengoleksi 48 poin dari 33 pertandingan, berjarak tujuh poin dari Aston Villa yang menempati zona Liga Champions.
Selain itu, hasil negatif ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan dan tanpa gol Chelsea menjadi empat pertandingan terakhir di Liga Inggris.