

Jakarta – PT Indosat Tbk kembali meraih pengakuan atas kualitas kredit dan fundamental bisnisnya setelah PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat tertinggi idAAA bagi perusahaan tersebut. Peringkat ini juga berlaku untuk seluruh instrumen obligasi dan sukuk yang masih beredar dengan prospek perusahaan yang dinilai stabil.
Pefindo menegaskan, peringkat idAAA untuk Indosat dan obligasinya, serta peringkat idAAA(sy) untuk instrumen sukuk, didasarkan pada penilaian atas dukungan kuat dari pemegang saham. Selain itu, posisi pasar Indosat yang sangat solid serta kemampuan perusahaan dalam menjaga margin laba pada level yang kuat menjadi faktor utama penentu peringkat tersebut.
Dalam laporan resminya, Pefindo menilai Indosat memiliki daya saing yang baik di industri telekomunikasi nasional. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan layanan digital serta meningkatnya kebutuhan masyarakat akan konektivitas data.
Meski demikian, Pefindo juga menyoroti sejumlah faktor pembatas dalam penilaian kredit ini, di antaranya struktur permodalan yang moderat serta intensitas persaingan yang tinggi di industri telekomunikasi.
Pefindo menambahkan, peringkat perusahaan dapat mengalami penurunan jika Indosat melakukan pendanaan ekspansi secara agresif menggunakan utang dalam jumlah besar tanpa diimbangi oleh peningkatan pendapatan atau margin laba. Selain itu, penurunan peringkat juga dimungkinkan apabila terjadi pelemahan signifikan dalam hubungan atau dukungan dari pemegang saham.