Didepak dari Indeks MSCI, Aneka Tambang Tegaskan Fundamental Tetap Kuat

Jakarta – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menegaskan bahwa fundamental bisnis dan arah strategis perusahaan tetap terjaga dengan baik di tengah dinamika pasar global dan perubahan komposisi indeks pasar modal internasional.

Pernyataan ini disampaikan menyusul keputusan MSCI yang mengeluarkan ANTM dari daftar MSCI Small Cap Indexes. Akibat pengumuman tersebut, harga saham emiten berkode ANTM itu sempat terkoreksi 1,96 persen ke level Rp 1.500 per saham pada perdagangan Rabu (13/5).

Corporate Secretary ANTM, Wisnu Danandi Haryanto, menyatakan bahwa perubahan dalam indeks global merupakan bagian dari mekanisme pasar modal yang wajar. Menurutnya, dinamika tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti struktur pasar, aksesibilitas, likuiditas, serta evaluasi berkala oleh penyedia indeks.

“ANTM memandang dinamika pasar sebagai bagian dari mekanisme pasar modal global yang wajar. Perusahaan tetap fokus menjaga fundamental bisnis, memperkuat operational excellence, serta memastikan keberlanjutan strategi pertumbuhan jangka panjang,” ujar Wisnu dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).

Wisnu memastikan bahwa strategi hilirisasi mineral dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional tetap berjalan sesuai rencana. Proyek strategis, termasuk pembangunan rantai pasok baterai kendaraan listrik berbasis nikel, terus diprioritaskan perusahaan.

Selain kinerja operasional, ANTM juga berkomitmen memperkuat aspek tata kelola perusahaan (good corporate governance), transparansi, dan keterbukaan informasi. Hal ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan investor domestik maupun global.

Sebagai anggota holding industri pertambangan MIND ID, ANTM terus meningkatkan kualitas komunikasi dengan investor melalui keterbukaan informasi yang lebih baik dan partisipasi aktif dalam forum investasi internasional.

Perusahaan juga menegaskan komitmennya terhadap penerapan standar internasional, termasuk penguatan tata kelola Environmental, Social, and Governance (ESG), audit independen, serta laporan keberlanjutan.

“ANTM akan terus fokus pada penciptaan nilai jangka panjang melalui penguatan fundamental bisnis, hilirisasi, serta implementasi tata kelola perusahaan yang baik dan berstandar internasional,” tegas Wisnu.

Rekomendasi