Inggris Waspadai Ketajaman Erling Haaland Jelang Duel Kontra Norwegia

b8a9935c33f40941ae3c0e2495c645d4.jpg

Miami – Pertandingan perempat final Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan Inggris dengan Norwegia di Stadion Miami, Florida, pada Ahad (12/7/2026) pagi WIB, menghadirkan dilema emosional bagi para pendukung Manchester City.

Bagi mereka yang juga merupakan pendukung setia tim nasional Inggris, sosok Erling Haaland menjadi ancaman nyata yang sangat diwaspadai.

Penyerang berusia 25 tahun tersebut saat ini merupakan mesin gol andalan Manchester City yang performanya sedang berada di puncak.

Sejak bergabung dengan klub tersebut pada tahun 2022, Haaland telah mencatatkan rekor fantastis dengan 105 gol dalam 120 penampilan di Liga Primer Inggris.

Ketajaman tersebut kini berlanjut di panggung Piala Dunia, di mana ia telah mengemas tujuh gol hanya dalam empat pertandingan.

Salah satu aksi paling memukau dari Haaland terjadi saat Norwegia berhasil menyingkirkan Brasil, di mana ia mencetak dua gol krusial.

Koleksi tujuh gol tersebut menempatkan Haaland dalam persaingan ketat perebutan gelar pencetak gol terbanyak turnamen.

Ia harus bersaing dengan nama-nama besar seperti Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan kapten Inggris Harry Kane.

Presenter Manchester City di BBC Radio Manchester, Emily Brobyn, menyoroti karakter permainan Haaland yang mematikan.

“Dia kejam, cepat, dan sedang berada dalam performa terbaiknya. Ketika pertama kali datang ke Manchester City, saya benar-benar tidak percaya dengan apa yang saya lihat. Dia adalah penyerang yang sangat ganas dan selalu mengancam di depan gawang lawan,” ujar Brobyn.

Menurut Brobyn, tantangan terbesar bagi lini pertahanan Inggris adalah memutus aliran bola dari Martin Odegaard.

Odegaard berperan sebagai kreator utama yang menjadi kunci serangan Norwegia melalui umpan-umpan pendek maupun penetrasi dari sisi lapangan.

“Odegaard adalah kuncinya. Jadi, Inggris harus memutus hubungan mereka atau berdoa,” kata Brobyn menambahkan sambil berseloroh.

Sentimen kekhawatiran juga dirasakan oleh pendukung senior Manchester City, Paul Ruleman.

Pria berusia 64 tahun ini menilai Haaland memiliki kemampuan khusus untuk muncul di saat yang tidak terduga.

“Dia terkadang tampak tidak melakukan banyak hal, tetapi kemudian tiba-tiba seperti saat melawan Brasil, dia mencetak dua gol luar biasa. Sulit mengatakan bagaimana cara menghentikannya karena dia sangat istimewa. Mungkin harus menempatkan satu pemain tambahan untuk menjaganya,” ungkap Ruleman.

Pandangan lebih pesimistis dilontarkan oleh Brian Mitchell yang memprediksi Haaland akan tampil dominan.

“Saya sangat khawatir. Saya pikir dia akan mencetak hattrick. Bagaimana Inggris menghentikannya? Saya rasa mereka tidak akan bisa. Dia sudah mencetak tujuh gol di turnamen ini,” kata Mitchell.

Di sisi lain, penggemar Manchester City asal India, Arpit Gupta, melihat performa Haaland sebagai sinyal positif bagi klub.

“Setelah penampilannya selama dua pekan terakhir di Piala Dunia, saya semakin tidak sabar melihatnya kembali bermain untuk Manchester City,” ujar Gupta.

Sementara itu, Lily Andrews memiliki harapan unik di mana ia ingin Inggris menang namun tetap ingin melihat Haaland mencetak gol.

“Haaland luar biasa dan sangat cepat. Ketika dia sudah menguasai bola, hampir tidak mungkin merebutnya. Saya berharap Inggris menang, tetapi saya juga ingin Haaland mencetak gol,” tutur Andrews.

Pemegang tiket musiman Manchester City, Mike Bath, menyoroti efisiensi luar biasa yang dimiliki oleh sang penyerang.

“Dia mungkin hanya menyentuh bola tiga kali dalam satu pertandingan, tetapi bisa mencetak gol dari dua sentuhan di antaranya. Saya tentu ingin Inggris menang, tetapi jika kami harus tersingkir, saya lebih rela itu terjadi karena Haaland,” ujar Bath.

Rekomendasi