Harry Kane Tegaskan Perbedaan Gaya Bermainnya dengan Erling Haaland

58e9999f6ce78b6ff66fb383cddc8b3d.jpg

Miami – Duel akbar antara Inggris dan Norwegia pada babak perempat final Piala Dunia 2026 di Miami Stadium, Florida, Minggu (12/7) pukul 04.00 WIB, menyita perhatian publik sepak bola dunia.

Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiket menuju babak semifinal bagi kedua tim.

Sorotan utama tertuju pada persaingan dua striker paling tajam di turnamen ini, Harry Kane dan Erling Haaland.

Haaland saat ini memimpin daftar pencetak gol terbanyak dengan koleksi tujuh gol.

Sementara itu, Harry Kane terus membayangi dengan raihan enam gol.

Meski terlibat persaingan ketat dalam daftar top skor, Kane menolak untuk terjebak dalam perdebatan mengenai siapa pemain yang lebih unggul.

Kapten timnas Inggris tersebut menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah kesuksesan kolektif tim, bukan sekadar penghargaan individu.

“Mustahil bagi saya untuk menjawabnya. Kami adalah tipe pemain yang sangat berbeda. Memang sama-sama penyerang, tetapi cara bermain kami tidak sama,” ujar Kane seperti dilansir dari Reuters.

Penyerang Bayern Munchen itu menjelaskan perbedaan karakteristik permainannya dibandingkan dengan Haaland.

Kane mengaku lebih menikmati keterlibatan aktif dalam alur permainan di lini tengah.

“Saya mungkin lebih suka lebih sering menyentuh bola, tetapi saya juga bisa bermain sebagai penyerang nomor sembilan murni. Jadi menurut saya kami memiliki karakter yang berbeda,” tambahnya.

Di luar perbedaan gaya bermain, Kane memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas yang dimiliki oleh penyerang Manchester City tersebut.

Ia tidak ragu menyebut Haaland sebagai sosok yang memiliki kemampuan luar biasa di depan gawang lawan.

“Performa Erling luar biasa. Secara fisik dia seperti mesin, sangat kuat, dan penyelesaian akhirnya berada di level tertinggi. Rekor golnya sudah membuktikan semuanya,” puji Kane.

Kane tetap bersikap profesional meski menyadari bahwa Haaland akan menjadi ancaman terbesar bagi pertahanan Inggris.

“Saya sangat menghormatinya sebagai pemain dan profesional. Tentu saja saya berharap dia tidak tampil gemilang saat melawan kami, tetapi kualitasnya memang fantastis,” kata Kane.

Bagi Kane, memenangkan gelar juara dunia merupakan tujuan utama yang jauh lebih penting daripada ambisi meraih Sepatu Emas.

“Tujuan utama saya adalah memenangkan Piala Dunia bersama Inggris, bukan mengejar Sepatu Emas. Tetapi sebagai penyerang, mencetak gol tentu menjadi cara terbaik untuk membantu tim,” tegas pemain berusia 32 tahun tersebut.

Pertandingan ini juga memiliki nilai historis yang signifikan bagi karier internasional Harry Kane.

Ia dijadwalkan akan mencatatkan penampilan ke-120 bersama timnas Inggris.

Capaian ini akan membuat Kane menyamai rekor Wayne Rooney sebagai pemain non-kiper dengan jumlah penampilan terbanyak bagi The Three Lions.

Sejak debutnya pada 27 Maret 2015, Kane telah membukukan 85 gol dalam 119 pertandingan internasional.

“Saya sangat bangga bisa menyamai jumlah penampilan Wazza. Dia adalah salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Inggris,” ungkap Kane.

Pemenang dari laga Inggris kontra Norwegia ini nantinya akan berhadapan dengan pemenang antara Argentina dan Swiss di babak semifinal.

Rekomendasi