Frank Hutapea Bantah Perseteruan Hotman Paris Sekadar Drama Pengalihan Isu

jawaban menohok frank hutapea saat perseteruannya dengan hotman paris disebut cuma drama dan pengalihan isu

Jakarta – Perseteruan pengacara Hotman Paris Hutapea dengan putra sulungnya, Frank Hutapea, kembali menjadi sorotan publik. Di tengah polemik yang ramai di media sosial, muncul tudingan bahwa konflik keluarga itu hanya drama untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari perkara mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Frank Hutapea tidak tinggal diam dan langsung membalas tudingan tersebut melalui kolom komentar media sosial. Ia menyebut anggapan itu sama sekali tidak berdasar.

Menanggapi dugaan dirinya ikut memainkan skenario demi membangun opini publik, Frank menegaskan profesinya tidak bergantung pada popularitas.

“Gua pengacara bisnis, domain gua dunia bisnis bukan masyarakat,” ujar Frank Hutapea dikutip dari kolom komentar unggahan akun @ariholau, Selasa, 21 Juli 2026.

Ia juga membantah dirinya mencari perhatian publik atau memanfaatkan polemik keluarga demi keuntungan pribadi.

“Drama kepala lo. Gua ga cari makan dari rakyat, gue bukan artis yg hidup dr endorsean, gue ga mencari kepopuleran di rakyat,” tambahnya.

Spekulasi tersebut bermula dari unggahan kreator konten Instagram @ariholau yang mengulas polemik antara Hotman Paris dan putranya.

Dalam videonya, ia mengaku tidak percaya konflik itu terjadi secara alami. Menurut dia, perseteruan keluarga itu diduga menjadi bagian dari strategi komunikasi untuk mengalihkan perhatian publik dari perkara hukum yang sedang ditangani Hotman Paris sebagai kuasa hukum Febrie Adriansyah.

“Kalau gue sih nggak percaya ribut-ribut Frank dan Hotman itu alami. Gue merasa inilah drama dan inilah part of the game dari Bang Hotman sendiri. Dia ingin menggeser substansi kasus Jaksa Febrie yang sedang dia handle,” ujar akun @ariholau.

Menurut kreator konten itu, Hotman selama ini dikenal memiliki dua pendekatan dalam menangani perkara besar. Selain bertarung lewat jalur hukum, ia juga dinilai piawai membangun narasi di ruang publik.

“Bang Hotman tuh kalau meng-handle kasus, dia biasanya membagi dua arena pertempuran. Yang pertama adalah arena pertempuran legal battle-nya. Jadi itu adalah bukti-bukti, pasal-pasal yang berhubungan dengan fakta hukumnya,” katanya.

Ia kemudian melanjutkan bahwa selain aspek hukum, ada pula pertarungan untuk membentuk opini publik.

Rekomendasi