Chen Yu Fei dan Fajar/Fikri Jadi Sorotan di China Open 2026

Chen Yu Fei menempati posisi unggulan pertama di China Open 2026 setelah absennya An Se Young.

Changzhou – Perubahan peta kekuatan di ajang bulu tangkis bergengsi China Open 2026 mulai terlihat jelas menjelang dimulainya turnamen kategori Super 1000 ini.

Federasi Bulu Tangkis Dunia atau BWF menyoroti pergeseran status unggulan setelah sejumlah pemain top dunia memutuskan mundur dari kompetisi.

Tunggal putri asal China, Chen Yu Fei, kini menempati posisi unggulan pertama dalam turnamen yang berlangsung di Changzhou tersebut.

Perubahan posisi ini terjadi lantaran pebulu tangkis nomor satu dunia asal Korea Selatan, An Se Young, dipastikan absen akibat mengalami cedera.

Absennya An Se Young secara otomatis mengubah susunan undian dan menciptakan skenario persaingan baru yang lebih terbuka bagi para atlet lainnya.

Chen Yu Fei sendiri memiliki peluang besar untuk mengukir sejarah baru di hadapan pendukungnya sendiri.

Pemain andalan tuan rumah tersebut tercatat belum pernah menjuarai turnamen China Open sepanjang karier profesionalnya.

Prestasi terbaik yang pernah diraih Chen Yu Fei di turnamen ini adalah menjadi runner-up pada edisi tahun 2018 silam.

BWF dalam ulasannya menyebutkan, Chen kemungkinan besar akan menghadapi tantangan berat dari Pusarla V. Sindhu di babak 16 besar.

Pertemuan tersebut akan terealisasi jika kedua pemain berhasil melewati lawan masing-masing pada babak pertama.

Pusarla V. Sindhu datang ke China dengan kepercayaan diri tinggi setelah sukses meraih gelar juara di Japan Open 2026 pada Minggu, 19 Juli 2026.

Mengenai peluang Chen, BWF menambahkan, “Chen belum pernah memenangi China Open, dengan hasil terbaiknya adalah runner-up pada 2018. Dia mungkin berharap dapat memanfaatkan absennya An dan mengangkat salah satu dari sedikit gelar yang belum ada dalam rekam jejaknya.”

Berdasarkan jadwal pertandingan, Chen Yu Fei dijadwalkan turun gelanggang pada babak 32 besar hari ini, Selasa, 21 Juli 2026.

Ia akan tampil pada pertandingan ketiga di lapangan utama atau Court 1 untuk memulai perjuangannya di turnamen ini.

Selain sektor tunggal putri, sorotan juga tertuju pada sektor ganda putra yang mengalami perubahan komposisi peserta unggulan.

Pasangan ganda putra asal India, Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty, dipastikan batal bertanding di Changzhou karena cedera.

Kondisi ini menempatkan pasangan Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, sebagai salah satu favorit kuat untuk meraih gelar juara.

Fajar dan Fikri tiba di Changzhou dengan performa impresif setelah baru saja memenangkan gelar di Japan Open 2026.

BWF memberikan apresiasi terhadap konsistensi pasangan Indonesia tersebut yang kini menjadi ancaman nyata bagi pasangan lainnya.

Fajar dan Fikri dijadwalkan akan melakoni laga perdana mereka di babak 32 besar pada Rabu, 22 Juli 2026.

Mereka akan menghadapi pasangan ganda putra tuan rumah, Huang Di dan Liu Yang, dalam upaya mempertahankan performa terbaik mereka.

Rekomendasi