Timnas Indonesia Kehilangan Amunisi Penting Jelang ASEAN Championship 2026

Marselino Ferdinan dipastikan absen membela Timnas Indonesia di sisa laga ASEAN Championship 2026 karena cedera.

Jakarta – Tim nasional Indonesia harus menerima kenyataan pahit di tengah perhelatan ASEAN Championship 2026.

Pemain kunci lini serang, Marselino Ferdinan, dipastikan tidak dapat melanjutkan kiprahnya bersama skuad Garuda hingga turnamen berakhir.

Kepastian ini muncul setelah pemain kelahiran 9 September 2004 tersebut mengalami cedera saat menjalani pemusatan latihan di Bali.

Hasil pemeriksaan medis melalui MRI telah mengonfirmasi bahwa kondisi cedera Marselino cukup serius.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan keterangan resmi terkait absennya pemain yang pernah merumput di Persebaya Surabaya tersebut.

“Sayangnya, Marselino mengalami cedera dan hasil MRI telah mengonfirmasi bahwa dia tidak bisa melanjutkan turnamen ini,” ujar Herdman pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Mengenai detail jenis cedera yang dialami anak asuhnya, Herdman memilih untuk tidak membuka informasi tersebut ke publik.

“Saya tidak akan menjelaskan detail cederanya saat ini, tetapi cedera tersebut membuatnya harus mengakhiri turnamen lebih cepat,” tambah mantan pelatih tim nasional Kanada tersebut.

Absennya Marselino Ferdinan menjadi pukulan telak bagi daya gedor skuad Garuda di sisa kompetisi.

Selama ini, lini serang Indonesia sangat bergantung pada kreativitas dan pergerakan Marselino untuk membongkar pertahanan lawan.

Kini, beban serangan tim lebih banyak bertumpu pada Mitchell Baker untuk menciptakan peluang.

Selain itu, performa pemain depan lainnya seperti Ragnar Oratmangoen, Egy Maulana Vikri, dan Jens Raven masih belum tampil maksimal.

John Herdman secara terbuka menyatakan kekecewaannya atas situasi yang menimpa pemain berbakat tersebut.

“Sangat disayangkan karena Marselino bisa memberikan ancaman besar di lini serang,” tutur Herdman.

Meski demikian, Herdman tetap berusaha memotivasi anggota tim lainnya untuk segera bangkit.

“Dia juga memahami bahwa ini menjadi kesempatan bagi pemain lain untuk mengambil peran dan membantu tim di pertandingan berikutnya,” ungkapnya.

Kondisi ini menambah tekanan bagi Timnas Indonesia yang sedang berjuang memperbaiki posisi di klasemen Grup A.

Saat ini, Rizky Ridho dan kawan-kawan berada di peringkat ketiga setelah menelan kekalahan telak 0-3 dari Vietnam.

Hasil negatif tersebut menempatkan Indonesia di bawah Vietnam dan Singapura dalam perolehan poin sementara.

Posisi tersebut membuat peluang Indonesia untuk melaju ke babak semifinal menjadi sangat terancam.

Timnas Indonesia dijadwalkan akan melakoni laga krusial terakhir melawan Singapura pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Pertandingan penentuan tersebut akan berlangsung di Stadion Jalan Besar, Kallang.

Seluruh pemain dituntut untuk menunjukkan performa terbaik demi menjaga asa tetap bertahan di turnamen bergengsi tingkat Asia Tenggara ini.

Rekomendasi