

Jakarta – Pasar smartphone layar lipat terus menunjukkan tren pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir. Prospek itu diperkirakan masih berlanjut pada 2026, dengan Counterpoint Research memproyeksikan pengiriman smartphone foldable global tumbuh sekitar 21 persen secara tahunan, sementara Smart Analytics Global (SAG) memperkirakan pertumbuhannya dapat melampaui 30 persen pada periode yang sama.
Di tengah perkembangan tersebut, Samsung mempertahankan posisi Galaxy Z Series sebagai pemimpin inovasi smartphone layar lipat melalui penyempurnaan yang terus dilakukan di setiap generasi. Selama hampir satu dekade, evolusi itu mencakup desain, performa, kamera, Galaxy AI, hingga durabilitas untuk menghadirkan pengalaman foldable yang semakin matang.
Evolusi smartphone layar lipat kini tidak lagi hanya ditentukan oleh desain yang semakin tipis. Pengguna juga mempertimbangkan pengalaman penggunaan secara menyeluruh, mulai dari produktivitas, kemampuan kamera, fitur berbasis AI, hingga ketahanan perangkat dalam penggunaan sehari-hari.
Karena itu, Samsung terus mengembangkan Galaxy Z Series dengan memadukan desain foldable premium, performa kelas flagship, Galaxy AI, dan sistem kamera dalam satu perangkat. Konsistensi menghadirkan inovasi di berbagai aspek tersebut menjadi bagian dari perjalanan Galaxy Z Series dalam mempertahankan kepemimpinannya di segmen smartphone layar lipat.
Salah satu evolusi terbaru hadir melalui Galaxy Z Fold8 Ultra yang membawa desain Galaxy Z Fold paling tipis hingga saat ini. Perangkat tersebut memiliki ketebalan 4,1 milimeter saat dibuka dengan bobot 215 gram, dipadukan layar utama Dynamic AMOLED 2X berukuran 8 inci untuk mendukung produktivitas dan multitasking.
Sementara itu, Galaxy Z Fold8 menjadi Galaxy Z Fold paling ringan yang pernah dihadirkan Samsung dengan bobot 201 gram. Perangkat ini mengusung layar depan 5,5 inci berasio 10:16 yang dirancang untuk aktivitas sehari-hari saat perangkat tertutup, sedangkan layar utama 7,6 inci berasio 4:3 memberikan ruang lebih luas untuk membaca, bekerja, bermain gim, maupun menikmati hiburan.
Penyempurnaan juga dilakukan melalui teknologi Flex Titanium yang menjadi bagian dari struktur layar Galaxy Z Series terbaru. Material berbasis titanium tersebut dirancang untuk membantu memperkuat penopang layar, menyerap tekanan maupun benturan, serta mengurangi tampilan lipatan atau crease, sekaligus menghadirkan pengalaman membuka dan menutup perangkat yang lebih halus.
Dari sisi durabilitas, Galaxy Z Fold8 Series juga telah mengantongi sertifikasi IP48. Dukungan itu melengkapi berbagai peningkatan pada struktur perangkat untuk memberikan perlindungan terhadap air dan partikel berukuran tertentu dalam penggunaan sehari-hari.