

Jakarta – Menggunakan HP sambil diisi daya umumnya tidak akan memengaruhi masa pakai baterai, meski proses pengisian bisa berlangsung lebih lambat dari biasanya. Kondisi ini didukung teknologi pengisian bypass dan sistem pembuangan panas yang kini banyak digunakan pada ponsel pintar.
Dengan pengisian bypass, daya dari charger dialihkan langsung untuk menjalankan aplikasi saat ponsel tetap dipakai. Cara ini membantu mengurangi panas berlebih yang dapat merusak baterai, terutama saat ponsel digunakan untuk aktivitas berat seperti bermain game.
Namun, ada kekurangannya. Saat kabel dicabut setelah dipakai untuk aktivitas intensif, persentase baterai bisa saja tidak banyak berubah karena daya listrik lebih dulu dipakai untuk mengoperasikan perangkat, bukan mengisi baterai.
Fitur pengisian bypass pertama kali hadir di Sony Xperia 1 II pada 2020 dengan nama Heat Suppresion Power Control. Kini, fitur serupa sudah tersedia di banyak ponsel pintar.
Meski begitu, iPhone belum mendukung pengisian bypass. Tanpa fitur tersebut, ponsel tetap bisa mengisi daya lebih lambat saat digunakan, dan pengguna disarankan berhenti memakai ponsel jika mulai terasa panas untuk mencegah kerusakan baterai.
Sebagian besar ponsel masa kini juga telah dibekali manajemen baterai canggih dan sistem pendinginan yang membantu menjaga suhu perangkat tetap stabil. Karena itu, pengguna tetap disarankan memakai ponsel saat benar-benar perlu dan memperhatikan suhu perangkat agar pengisian daya tetap aman.