

Semarang – Menjelang bergulirnya kompetisi Super League musim 2026/2027, dunia sepak bola Indonesia dikejutkan dengan langkah strategis yang diambil oleh manajemen klub yang sebelumnya dikenal sebagai Malut United.
Klub tersebut secara resmi melakukan transformasi besar-besaran dengan mengubah identitas mereka menjadi Java United FC.
Selain pergantian nama, klub ini juga memutuskan untuk memindahkan markas operasional mereka ke Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi jangka panjang manajemen untuk menciptakan organisasi sepak bola yang lebih profesional, kompetitif, dan memiliki keberlanjutan ekonomi yang kuat.
Presiden Java United FC, Sofyan Lestaluhu, menjelaskan bahwa seluruh proses perubahan nama serta perpindahan domisili klub telah mendapatkan restu resmi dari PSSI.
Persetujuan tersebut diberikan melalui forum Kongres Biasa yang berlangsung pada tanggal 3 Agustus 2026.
“Keputusan perubahan nama dan markas tim telah melalui pertimbangan matang dari manajemen dengan tujuan membangun klub yang makin profesional dan berkelanjutan,” ujar Sofyan pada Selasa (4/8).
Transformasi ini diposisikan sebagai langkah krusial dalam visi jangka panjang klub untuk bertransformasi menjadi entitas sepak bola modern.
Pihak manajemen menargetkan agar klub dapat selalu tampil konsisten di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia.
Meski kini berpindah markas ke Jawa Tengah, Sofyan memastikan bahwa akar sejarah klub tidak akan dilupakan begitu saja.
“Maluku Utara akan tetap menjadi bagian dari perjalanan kami. Perubahan ini bukan akhir, melainkan perwujudan yang lebih besar dari visi dan misi klub terhadap pengembangan sepak bola nasional,” tegas Sofyan.
Ia juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh masyarakat Maluku Utara, pemerintah daerah, para suporter setia, serta sponsor yang telah memberikan dukungan sejak klub ini pertama kali berdiri.
Menanggapi potensi kekhawatiran mengenai persaingan di wilayah baru, Sofyan menegaskan bahwa kehadiran Java United FC di Semarang tidak bertujuan untuk mengusik identitas klub lain yang sudah ada sebelumnya.
Sebagai simbol identitas baru, klub ini juga telah memperkenalkan julukan resmi yaitu Laskar Kepodang Emas.
Julukan tersebut diambil dari burung kepodang emas yang merupakan salah satu ikon fauna khas Provinsi Jawa Tengah.
Filosofi di balik pemilihan nama dan julukan ini mencerminkan perjalanan klub yang memiliki akar sejarah dari Maluku Utara, namun kini bertumbuh di Jawa Tengah dengan semangat baru.
Manajemen berharap identitas baru ini dapat membawa energi positif bagi perkembangan sepak bola nasional di masa depan.
Hingga hari ini, Senin, 10 Agustus 2026, persiapan teknis terkait perpindahan markas dan integrasi tim terus dimatangkan agar Java United FC siap mengarungi kompetisi Super League dengan performa maksimal.