

Singapura – Visa, perusahaan pembayaran global, mengumumkan uji coba pengiriman pembayaran langsung kepada konten kreator dan pekerja lepas ke dompet stablecoin milik penerima. Inovasi ini diperkenalkan pada ajang Singapore FinTech Festival yang berlangsung pada 12-14 November 2025, bertujuan untuk mempercepat akses dana secara universal dalam hitungan menit.
Melalui program ini, bisnis yang menggunakan Visa Direct dapat mendanai pembayaran dalam mata uang fiat. Namun, penerima memiliki opsi untuk menerima dana mereka dalam bentuk stablecoin yang didukung dolar AS, seperti USDC. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Visa untuk menyediakan nilai yang stabil dan akses dana yang cepat bagi para kreator, pekerja lepas, dan marketplace di seluruh dunia.
“Peluncuran pembayaran stablecoin ini adalah tentang memungkinkan akses universal terhadap uang dalam hitungan menit, untuk siapa saja, di mana saja di dunia,” ujar Chris Newkirk, President Commercial and Money Movement Solutions Visa. Ia menambahkan bahwa inovasi ini memperluas jangkauan Visa Direct, mendukung pergerakan uang yang lebih cepat dan fleksibel bagi kreator yang membangun merek digital, bisnis yang menjangkau pasar global, atau pekerja lepas yang bekerja lintas negara.
Riset terbaru dari laporan Monetized: Laporan Kreator Visa 2025, menguatkan urgensi inovasi ini. Riset tersebut menunjukkan bahwa 57 persen kreator konten digital menjadikan akses dana yang lebih cepat sebagai alasan utama mereka memilih metode pembayaran digital untuk pekerjaan mereka.
Program ini melanjutkan komitmen Visa dalam inovasi pembayaran berbasis stablecoin. Sebelumnya, pada ajang SIBOS di September 2025, Visa Direct telah mengumumkan program pilot yang memungkinkan bisnis mendanai pembayaran menggunakan stablecoin, bukan hanya mata uang fiat. Pilot terbaru ini berbeda karena memungkinkan pembayaran langsung ke penerima akhir dalam stablecoin, menempatkan dolar digital langsung ke dompet penerima.
Pembayaran menggunakan stablecoin menawarkan sejumlah keuntungan, termasuk transaksi lintas batas instan yang tidak terhalang jam kerja bank atau hari libur nasional, nilai yang konsisten karena dipatok pada dolar AS, serta pencatatan transparan setiap transfer di blockchain. Konsumen juga mendapatkan fleksibilitas untuk menyimpan, membelanjakan, atau mengonversi stablecoin mereka.
Sistem ini ideal untuk bisnis internasional, marketplace, platform ekonomi kreator/gig, fintech, serta penerima yang memiliki dompet stablecoin yang kompatibel dan memenuhi pemeriksaan Know Your Customer (KYC) atau Anti-Money Laundering (AML). Meskipun demikian, klien akan mendanai pembayaran ini dalam mata uang fiat.
Visa saat ini tengah dalam proses menggaet mitra-mitra terpilih untuk program ini. Akses yang lebih luas diproyeksikan akan tersedia pada tahun 2026. Visa terus mendorong klien untuk menyatakan minat seiring dengan rencana peluncuran global yang ditingkatkan, dalam upaya menjembatani kekuatan blockchain dengan keandalan dan jangkauan jaringan pembayaran digitalnya.