Sumut Catat 736 Ribu Investor Pasar Modal, Transaksi Sentuh Rp 21,7 Triliun

Medan – PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), yang didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sukses menggelar Medan Sharia Investor City (Mainstory) 2025. Acara ini menyoroti pertumbuhan pesat investor pasar modal syariah di Sumatera Utara, yang kini menjadi salah satu provinsi dengan jumlah investor saham syariah terbanyak.

Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, menyatakan Mainstory 2025 menjadi ajang silaturahmi bagi para investor, masyarakat, dan pemangku kepentingan pasar modal syariah. Peningkatan investor saham syariah secara nasional mencapai 142 persen, dari 85.891 investor pada tahun 2020 menjadi 207.834 investor per Oktober 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.178 investor atau 2,9 persen berasal dari Sumatera Utara. “Ini yang membuat Sumatera Utara menjadi salah satu provinsi dengan jumlah investor saham syariah terbanyak saat ini,” ujar Jeffrey dalam keterangan tertulis, Ahad, 23 November 2025, seraya menambahkan bahwa BEI juga memberikan penghargaan kepada Gubernur Sumut pada acara tersebut.

Kepala OJK Sumut, Khoirul Muttaqien, menyoroti Mainstory sebagai bentuk sinergi untuk memperkuat ekosistem pasar modal syariah dan mendorong pertumbuhan investor yang inklusif. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat, memicu munculnya investor baru yang cerdas dan berkelanjutan, serta memperkuat peran Sumatera Utara sebagai daerah berpotensi besar dalam pengembangan pasar modal syariah. Pasar modal Sumatera Utara merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia, bahkan pasar modal syariahnya telah lima kali dinobatkan sebagai yang terbaik secara nasional. Jumlah investor pasar modal di Sumut mencapai sekitar 736 ribu, menjadikannya salah satu yang terbesar di luar Pulau Jawa, dengan nilai transaksi mencapai Rp 21,7 triliun. “Untuk pasar modal syariah, pertumbuhan investor secara nasional mencapai 142 persen, sedangkan di Sumut meningkat hingga 270 persen dalam lima tahun terakhir,” imbuhnya.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dalam sambutannya di Mainstory 2025, mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk menjadi investor pasar modal. Ia meminta OJK dan BEI memberikan literasi agar ASN memahami investasi yang aman dan produktif. Bobby menilai pemahaman pasar modal akan membantu ASN meningkatkan kondisi ekonomi dan mencegah tindakan negatif seperti judi online atau “judol” serta korupsi, menjadikannya alternatif penghasilan tambahan yang legal. “Daripada main Judol, bagus belajar pasar modal. Saya harap OJK bisa mengajak ASN kami ke pasar modal, latih mereka agar mahir,” kata Bobby.

Pada Mainstory 2025, sejumlah penghargaan juga diberikan. Pada ajang tahunan Investroopers 2025, penghargaan diserahkan kepada Abdullah Faqih dan coach Abdullah Karim Ahmad Rifai, sebagai bagian dari program pengembangan duta pasar modal syariah. BEI turut mengapresiasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai lembaga filantropi terbaik dan PT MNC Sekuritas sebagai Anggota Bursa-Sharia Online Trading System (AB-SOTS) terbaik. Apresiasi juga diberikan kepada AB-SOTS dan investor syariah pemenang IDX Islamic Challenge 2025 dengan total hadiah Rp 400 juta. PT Phintraco Sekuritas terpilih sebagai AB-SOTS Terbaik Kategori Jumlah Peserta Aktif Terbanyak, PT Mandiri Sekuritas sebagai AB-SOTS Terbaik Kategori Nilai Transaksi Terbesar, dan PT Phillip Sekuritas Indonesia menjadi AB-SOTS Terbaik Mitra Penyelenggara IDX Islamic Challenge. Masrur Abdull Hamid Ghani, investor syariah di PT MNC Sekuritas, dinobatkan sebagai best investor kategori professional investor, sementara William Giovanni, investor syariah di PT BRI Danareksa Sekuritas, dinobatkan sebagai best investor kategori beginner investor pada IDX Islamic Challenge 2025. Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada Galeri Investasi Syariah (GIS) BEI dan kantor perwakilan BEI yang aktif berpartisipasi dalam IDX Islamic Challenge 2025. GIS UIN Fatmawati Soekarno menjadi GIS terbaik kategori peserta aktif terbanyak dan GIS IAIN Curup Bengkulu sebagai GIS Universitas terbaik kategori nilai transaksi terbesar. Kantor Perwakilan BEI Bengkulu dinobatkan sebagai kantor perwakilan terbaik.

Rekomendasi