

Semarang – Pengusaha lokal Junianto, yang dikenal sebagai Anto Van Java, bertemu dengan Ketua Umum Panser Biru Wareng pada 9 Desember 2025. Pertemuan ini langsung menyita perhatian publik sepak bola Semarang, terutama setelah informasi dibagikan melalui unggahan Instagram @kepareng_wareng.
Dalam unggahan tersebut, Wareng merangkum pesan Anto yang mengajak seluruh suporter untuk memberikan dukungan penuh kepada CEO PSIS, Datu Nova, serta Fariz Julinar Maurisal. “Mari bersama-sama kita kembalikan kejayaan PSIS tanpa campur tangan YS dan kroni-kroninya,” tulis Wareng, mengutip pernyataan Anto.
Wareng juga menegaskan kesiapannya untuk bekerja sama dengan manajemen baru, baik sesuai porsi saham yang dimiliki maupun dengan kontribusi yang lebih besar jika memang diperlukan.
Lebih lanjut, isu saham PSIS Semarang kembali mencuat. Suporter PSIS mendesak agar 15% saham klub yang saat ini terdaftar atas nama Heri Sasongko, adik Anto, dapat dikembalikan kepada Anto atau setidaknya kepada anaknya. Isyarat ini dinilai sebagai bentuk keseriusan Anto untuk kembali terlibat dalam jajaran manajemen PSIS setelah sekian lama memutuskan untuk menepi.
Sebelumnya, Anto Van Java diketahui pernah memiliki 30% saham PSIS sebelum kemudian terdilusi menjadi 15%.
Secara terpisah, Anto turut menyampaikan bahwa Kendal Tornado FC, klub yang sebelumnya sementara berhomebase di Stadion Jatidiri, akan berpindah markas ke Solo. Perpindahan ini akan berlaku mulai pertandingan berikutnya melawan PSS Sleman, menyusul proses renovasi Stadion Kebondalem Kendal, markas asli tim tersebut.