Wall Street Menguat Tipis, Investor Nantikan Data Tenaga Kerja AS

New York – Wall Street dibuka dengan tenang pada Selasa (6/1/2026), setelah sebelumnya mencatat kenaikan intraday terbesar dalam beberapa minggu. Investor kini bersiap menghadapi pekan yang dipenuhi laporan data tenaga kerja.

Indeks Utama Bergerak Tipis

Indeks Dow Jones Industrial Average naik tipis 10,2 poin atau 0,02% menjadi 48.987,36. S&P 500 bertambah 6 poin atau 0,09% ke 6.908,03, sementara Nasdaq Composite naik 51,1 poin atau 0,22% ke 23.446,96.

Saham Keuangan Jadi Pendorong Utama

Kenaikan saham keuangan menjadi pendorong utama reli Wall Street pada Senin, membawa Dow ke level tertinggi sepanjang masa. Saat ini, Dow hanya terpaut sekitar 2% dari angka psikologis 50.000.

Sektor Energi Mendapat Sorotan

Sektor energi juga menjadi sorotan setelah pasukan militer AS menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, akhir pekan lalu. Langkah ini memicu spekulasi bahwa perusahaan AS berpotensi mendapatkan akses ke cadangan minyak Venezuela.

Administrasi Presiden Donald Trump dijadwalkan bertemu dengan eksekutif perusahaan minyak pekan ini untuk membahas peningkatan produksi di Venezuela. Dalam perdagangan pra-pasar Selasa, saham energi stabil, dengan SLB naik 1,4%, Exxon Mobil 0,2%, dan Chevron 1%.

Fokus Pasar Tertuju Pada Data Tenaga Kerja

Fokus utama pekan ini adalah serangkaian data pasar tenaga kerja, termasuk nonfarm payrolls Desember yang akan dirilis pada hari Jumat. Data ini penting karena dapat memengaruhi arah kebijakan moneter Federal Reserve.

Ketua Fed, Jerome Powell, sebelumnya mengingatkan untuk berhati-hati terhadap penurunan suku bunga lebih lanjut hingga ada kepastian mengenai kondisi pasar tenaga kerja. Investor juga akan mencermati final reading survei aktivitas bisnis S&P Global untuk Desember.

Pergerakan Saham Individual

Vistra naik 4,5% sebelum pasar dibuka setelah mengumumkan akuisisi Cogentrix Energy dari Quantum Capital Group senilai sekitar US$ 4,7 miliar. Intel naik 1,2% setelah meluncurkan chip AI terbaru untuk laptop, Panther Lake. Microchip Technology melonjak 3,9% setelah menaikkan proyeksi penjualan bersih kuartal ketiga pada Senin.

Rekomendasi