

Manchester – Manchester United resmi menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih permanen dengan durasi kontrak dua tahun dan opsi perpanjangan satu musim. Keputusan ini diambil manajemen klub setelah melihat performa impresif Carrick selama menjabat sebagai pelatih interim sejak Januari 2026.
Pengumuman tersebut dirilis pada Jumat (22/5/2026) sore WIB. Carrick dipercaya menggantikan peran Ruben Amorim secara permanen, sekaligus menjadi pelatih ketujuh Setan Merah sejak era Sir Alex Ferguson berakhir 13 tahun silam.
Dalam 16 pertandingan di bawah kendali Carrick, Manchester United mencatatkan tren positif dengan raihan 11 kemenangan. Capaian tersebut sukses membawa tim finis di posisi ketiga Liga Inggris dan mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.
Performa gemilang tersebut membuat CEO Omar Berrada dan direktur olahraga Jason Wilcox yakin memberikan kepercayaan penuh kepada legenda klub tersebut. Bahkan, Carrick masuk dalam daftar enam nominasi Pelatih Terbaik Liga Inggris musim ini.
Carrick mengaku bangga dapat memimpin klub yang telah membesarkan namanya selama 20 tahun terakhir. Ia menegaskan kesiapannya untuk membawa Manchester United kembali bersaing di level tertinggi, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.
“Sepanjang lima bulan terakhir, para pemain telah menunjukkan standar ketahanan dan kebersamaan. Kini saatnya kita maju bersama untuk membawa Manchester United kembali bersaing memperebutkan gelar juara,” ujar Carrick.
Selain pengangkatan Carrick, manajemen juga memberikan kontrak baru bagi staf kepelatihannya, yakni Steve Holland, Jonathan Woodgate, Jonny Evans, dan Travis Binnion. Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas tim ke depan.
Sejak Carrick menangani tim pada 13 Januari lalu, Manchester United tercatat sebagai tim dengan perolehan poin terbanyak di Liga Inggris. Keberhasilan ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi klub untuk mengakhiri puasa gelar Liga Inggris yang telah berlangsung selama 13 tahun.
Tantangan besar kini menanti Carrick. Ia ditargetkan untuk membawa Setan Merah kembali menjadi penantang serius dalam perebutan gelar juara Liga Inggris serta bersaing kompetitif di ajang Liga Champions musim depan.