Alasan John Herdman Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia

Jakarta – Pemanggilan bek muda Mathew Baker ke pemusatan latihan Timnas Indonesia senior menjadi sorotan dalam persiapan menghadapi FIFA Matchday Juni. Di usianya yang baru 17 tahun, Baker berkesempatan berlatih bersama para pemain terbaik Garuda, termasuk mereka yang berkarier di kompetisi elite Eropa.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan bahwa keputusan memanggil Baker merupakan bagian dari strategi akselerasi. Pendekatan ini dirancang khusus untuk mempercepat pengembangan talenta muda yang memiliki potensi besar bagi masa depan skuad Garuda.

Menurut Herdman, Baker berhasil memikat tim pelatih saat mengikuti pemusatan latihan pada Mei lalu. Bek muda tersebut dinilai memenuhi kriteria yang dibutuhkan tim nasional, baik dari segi kualitas teknis, karakter bermain, maupun mentalitas.

Herdman meyakini bahwa pengalaman internasional sejak usia dini menjadi faktor krusial dalam karier seorang pemain. Semakin cepat seorang pemain beradaptasi dengan standar sepak bola level tertinggi, semakin besar peluang mereka untuk berkembang menjadi pemain elite.

Sebagai referensi, Herdman merujuk pada pengalamannya saat menangani Timnas Kanada, di mana pemain seperti Jonathan David dan Liam Millar diberikan kesempatan tampil di tim nasional sejak muda hingga akhirnya mampu menembus klub-klub besar dunia.

Selama pemusatan latihan, Baker tidak hanya berlatih bersama tim senior, tetapi juga mendapatkan bimbingan khusus dari pemain berpengalaman seperti Kevin Diks. Interaksi ini diharapkan dapat membantu Baker memahami standar kompetisi di level internasional.

Meski mendapatkan pujian, Herdman menegaskan bahwa pemanggilan ini hanyalah langkah awal bagi Baker. Ia menilai sang pemain memiliki potensi besar, namun masih memerlukan waktu untuk terus berkembang dan membuktikan kualitasnya di masa depan.

Herdman mengaku optimistis dengan kemampuan adaptasi Baker. Meskipun menjadi salah satu pemain termuda di skuad, Baker dinilai mampu bersaing dengan pemain senior tanpa menunjukkan rasa gugup. Ia memiliki sikap yang luar biasa dan menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi selama mengikuti kamp latihan.

Rekomendasi