Nissan Leaf Nismo Tampil Sporty, Akselerasi Makin Responsif

nissan leaf generasi ketiga dapat sentuhan nismo, tampangnya lebih sporty

Jakarta – Nissan menghadirkan Leaf generasi ketiga dalam varian Nismo, dengan sentuhan baru yang membuat mobil listrik itu tampil lebih sporty tanpa meninggalkan identitasnya sebagai kendaraan harian.

Dilansir ArenaEV, Kamis (23/7/2026), Nissan Leaf generasi ketiga pertama kali diperkenalkan pada Januari 2026 dengan platform kendaraan listrik terbaru.

Model ini juga berubah dari hatchback menjadi crossover modern. Setelah mencatat penjualan global sekitar 700 ribu unit, Nissan membawa Leaf ke level baru melalui Nissan Leaf Nismo yang diluncurkan di Jepang.

Bukan cuma menambahkan aksen warna merah, tim Nismo melakukan sejumlah revisi pada sektor sasis. Mobil ini mendapat pegas sport khusus, stabilizer yang dibuat lebih kaku, serta member bush revisi untuk meningkatkan rigiditas dan respons kemudi.

Nissan juga membekali Leaf Nismo dengan peredam kejut swing-valve yang diambil dari X-Trail Nismo. Pengaturan ini diklaim mampu mengurangi body roll saat menikung, sekaligus menjaga kenyamanan di permukaan jalan yang kurang mulus.

Pada bagian kaki-kaki, Nissan Leaf Nismo memakai pelek aluminium Enkei 19 inci yang dibalut ban Michelin Pilot Sport 5. Dimensinya memiliki panjang 4.415 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.550 mm, dan jarak sumbu roda 2.690 mm. Bobotnya berada di kisaran 1.820 kg hingga 1.920 kg, tergantung spesifikasi.

Untuk performa, varian tertinggi B7 Nismo menghasilkan tenaga 160 kW atau sekitar 218 PS dengan torsi maksimum 355 Nm. Sementara itu, B5 Nismo sebagai varian entry-level memiliki tenaga 130 kW atau sekitar 177 PS dan torsi 345 Nm.

Nissan juga mengubah mode berkendara dengan mengganti pengaturan Sport menjadi Nismo Mode. Mode ini menawarkan respons akselerasi yang lebih linear dan instan.

Fitur menarik lainnya adalah sistem regenerative braking melalui paddle yang dikembangkan ulang. Model ini menjadi kendaraan listrik Nismo pertama yang mendapat sistem tersebut.

Pengemudi bisa memilih empat tingkat deselerasi. Level pertama mengurangi efek pengereman untuk memberi sensasi meluncur yang lebih halus, sedangkan level kedua hingga keempat menawarkan pengereman regeneratif yang lebih kuat dibandingkan model standar.

Rekomendasi