

TREAT – Bisnis artis di Indonesia sering menghadapi tantangan, dan beberapa mengalami kegagalan. Banyak artis mencoba berbagai usaha, baik yang dikelola sendiri maupun bersama pihak lain. Meskipun bisnis mereka sering menjanjikan tambahan pendapatan, tidak semua berhasil.
Beberapa artis Indonesia terpaksa menutup usaha mereka akibat kerja sama yang tidak harmonis. Berikut adalah beberapa contoh bisnis artis yang mengalami kegagalan.

Raffi Ahmad memiliki beragam usaha, namun beberapa di antaranya gagal. Salah satunya adalah bisnis minuman Mango Bomb yang didirikan pada 2017 bersama Nagita Slavina dan Rudy Salim. Meskipun awalnya populer, bisnis ini terpaksa tutup pada 2019. Meski begitu, Raffi Ahmad dan Rudy Salim tetap bersahabat dan melanjutkan kerja sama di bidang lain. Pada 2022, RANS Entertainment meluncurkan RANS Nusantara, sebuah bisnis furnitur. Namun, bisnis ini juga terpaksa ditutup karena perpecahan antara Raffi dan mitranya.

Leslar Entertainment, milik Rizky Billar dan Lesti Kejora, dilaporkan bubar pada 2022. Salah satu karyawan mengunggah foto perpisahan, yang menandakan akhir dari perusahaan tersebut. Manajer Rizky Billar, Ariel Lobster, mengonfirmasi bahwa mereka mungkin hanya mengistirahatkan Leslar Entertainment sementara. Masalah pribadi, termasuk isu KDRT yang melibatkan Lesti, memaksa mereka untuk fokus pada permasalahan pribadi terlebih dahulu.

Geprek Bensu, bisnis ayam milik Ruben Onsu, menghadapi penurunan setelah perselisihan merek dagang. Ruben Onsu dan Benny Sujono awalnya menjalin kerja sama, tetapi perselisihan mengenai merek dagang menyebabkan perpecahan. Pada 25 September 2018, Ruben menggugat merek Geprek Bensu di pengadilan. Setelah proses hukum, Mahkamah Agung memutuskan merek tersebut milik Benny Sujono, memaksa Ruben Onsu untuk mengakui keputusan tersebut.
Beberapa artis itu menunjukkan betapa pentingnya harmonisasi dalam kemitraan bisnis dan tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha.