

Jakarta – Grup K-pop BTS kembali menorehkan sejarah di panggung dunia setelah tampil dalam halftime show pertama sepanjang sejarah final Piala Dunia FIFA 2026. Ketujuh member BTS memukau jutaan penonton global dengan membawakan lagu hit Dynamite, lengkap dengan aransemen bertema sepak bola yang disiapkan khusus untuk momen bersejarah tersebut.
Di balik penampilan spektakuler itu, muncul pertanyaan yang ramai dibahas para penggemar. Mengapa BTS tidak menjadi penyanyi lagu resmi Piala Dunia 2026, tetapi justru dipercaya tampil di halftime show final?
Keputusan FIFA tersebut ternyata bukan tanpa alasan. Banyak yang menilai kesempatan tampil di halftime show final memiliki nilai yang jauh lebih prestisius dibanding menyanyikan lagu resmi turnamen.
Lagu resmi Piala Dunia FIFA 2026 berjudul DNA dibawakan oleh kolaborasi lintas negara yang terdiri dari Andrea Bocelli, Megan Thee Stallion, David Guetta, dan penyanyi sekaligus penulis lagu Korea-Amerika EJAE, yang menjadi perwakilan Korea.
Komposisi tersebut sengaja dirancang FIFA untuk mencerminkan semangat turnamen yang digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Lagu itu memadukan berbagai genre musik dan bahasa, mulai dari Italia, Inggris hingga Korea, sehingga merepresentasikan keberagaman budaya dalam ajang sepak bola terbesar di dunia.
Meski tidak menyanyikan lagu resmi turnamen, BTS justru mendapat kesempatan yang menjadi sejarah bagi grup tersebut. Mereka dipercaya menjadi salah satu penampil utama halftime show final Piala Dunia FIFA 2026, sebuah format hiburan yang baru pertama kali diperkenalkan sejak turnamen digelar 96 tahun lalu.
Artinya, BTS menjadi grup K-pop pertama sekaligus salah satu artis pertama yang mengisi panggung halftime show final Piala Dunia. Banyak pengamat menilai pencapaian tersebut jauh lebih prestisius dibanding sekadar menjadi pengisi lagu resmi turnamen.
Perbedaan terbesar antara lagu resmi dan halftime show terletak pada cara penonton menikmatinya. Lagu resmi memang dapat diputar berkali-kali dan mengumpulkan ratusan juta penayangan di berbagai platform digital selama bertahun-tahun. Sebaliknya, halftime show disaksikan secara langsung oleh audiens global dalam satu waktu.
Diperkirakan sekitar 1,5 miliar penonton menyaksikan pertandingan final Piala Dunia 2026, termasuk penampilan BTS di sela pertandingan. Kesempatan tampil di hadapan penonton sebanyak itu secara bersamaan menjadi salah satu panggung hiburan paling bergengsi di dunia.