

Bandung – Tantangan besar akan dihadapi Persib Bandung saat menjamu wakil Singapura, Tampines Rovers, dalam laga pamungkas Grup A Piala Presiden 2026.
Pertandingan krusial tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Jumat malam, 31 Juli 2026.
Meskipun harus berlaga di bawah tekanan ribuan pendukung setia tuan rumah, tim tamu menegaskan tidak akan mengubah filosofi permainan mereka.
Pelatih Tampines Rovers, Nazri Nasir, menyatakan secara tegas bahwa timnya menolak untuk bermain aman atau sekadar bertahan total.
Menurut Nazri, laga melawan klub besar seperti Persib Bandung justru menjadi tolok ukur yang ideal bagi perkembangan anak asuhnya sebelum terjun ke kompetisi resmi.
“Kami datang ke Bandung bukan hanya untuk melengkapi jadwal pertandingan,” ujar Nazri Nasir dalam keterangannya.
Ia menekankan bahwa timnya berkomitmen untuk tetap memainkan sepak bola yang menjadi identitas utama mereka selama ini.
“Kami ingin tetap memainkan sepak bola yang menjadi identitas kami, berani menguasai bola, dan membangun serangan dari lini belakang meski menghadapi tim besar,” tambahnya.
Nazri mengakui bahwa Persib Bandung memiliki kualitas individu dan kolektif yang sangat tinggi.
Apalagi, faktor bermain di kandang sendiri dengan dukungan suporter yang luar biasa memberikan motivasi tambahan bagi skuad Maung Bandung.
Namun, ia memastikan bahwa kondisi tersebut tidak akan menggeser pendekatan taktis yang telah disiapkan oleh jajaran pelatih.
Di sisi lain, Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, memberikan perhatian khusus terhadap keberanian yang ditunjukkan oleh tim asal Singapura tersebut.
Juru taktik asal Kroasia itu menilai bahwa Faris Ramli dan rekan-rekannya memiliki organisasi permainan yang sangat rapi.
Igor Tolic menyoroti alur transisi permainan Tampines Rovers yang terstruktur dengan baik, mulai dari lini belakang hingga lini depan.
“Mereka memiliki pola permainan yang jelas dan tahu bagaimana mengalirkan bola dari satu lini ke lini berikutnya,” tutur Igor Tolic.
Ia pun secara terbuka memberikan apresiasi terhadap kualitas lawan yang akan mereka hadapi di lapangan nanti.
“Saya melihat mereka sebagai tim yang berkualitas dengan pelatih yang juga sangat bagus,” lanjutnya.
Duel di Stadion Si Jalak Harupat ini diprediksi akan berjalan dengan intensitas tinggi dan tempo yang cepat.
Dengan kedua tim yang sama-sama mengusung pendekatan menyerang, laga ini berpotensi menghadirkan tontonan menarik sejak menit awal.
Persib Bandung sendiri saat ini tengah mempersiapkan diri dengan memaksimalkan seluruh potensi pemain, termasuk mengintegrasikan pemain baru ke dalam skema permainan.
Strategi matang dibutuhkan oleh kedua tim untuk mengamankan hasil maksimal dalam laga penentuan di fase grup Piala Presiden ini.
Pertandingan ini menjadi bukti kesiapan kedua klub dalam menguji kedalaman skuad sebelum menghadapi tantangan kompetisi yang lebih berat di masa mendatang.