

Jakarta – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyambut baik rencana insentif kendaraan listrik berbasis nikel yang disiapkan pemerintah. Toyota menilai kebijakan itu dapat memberi efek ganda bagi perekonomian lewat penguatan ekosistem industri nasional.
Wakil Presiden Direktur TMMIN I Nyoman Winaya mengatakan Toyota akan mengikuti kebijakan insentif yang ditetapkan pemerintah. Ia berharap kebijakan tersebut dapat memperkuat industri otomotif di Indonesia.
“Harapan kita, insentif itu bagaimana untuk industri sehingga bisa membangun ekonomi ataupun ekosistem industrinya di Indonesia ini bisa lebih baik,” kata Winaya, disitat dari Antara, Jumat (7/8/2026).
Menurut Winaya, pembangunan ekosistem industri otomotif dapat memberi manfaat ekonomi yang lebih luas. Dampaknya antara lain melalui penyerapan tenaga kerja dan peningkatan aktivitas sektor logistik.
“Karena itu, dampaknya terkait dengan circular economy-nya cukup banyak. Dengan industrinya dibangun, pasti banyak baik itu employment-nya, kemudian logistik dan lain sebagainya. Multiplier effect-nya cukup besar dampaknya,” ujarnya.
Pernyataan itu disampaikan di tengah rencana pemerintah mengumumkan paket insentif kendaraan listrik.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya mengatakan Presiden Prabowo Subianto diperkirakan akan mengumumkan stimulus kendaraan listrik dalam dua hingga tiga minggu.
Purbaya menyebut stimulus tersebut akan mencakup sekitar 500.000 unit kendaraan yang terdiri atas sepeda motor listrik dan mobil listrik.