

Bandung – Persib Bandung secara resmi mengumumkan rencana pemusatan latihan intensif di Bali sebagai langkah strategis untuk menatap kompetisi musim 2026/2027.
Agenda pemusatan latihan ini dijadwalkan berlangsung selama delapan hari, mulai dari 11 Agustus hingga 19 Agustus 2026.
Langkah ini diambil tim berjuluk Pangeran Biru setelah mereka merampungkan seluruh rangkaian pertandingan di turnamen pramusim Piala Presiden 2026.
Pelatih kepala Persib, Igor Tolic, menekankan pentingnya agenda ini bagi persiapan tim yang akan menghadapi jadwal padat di musim mendatang.
Persib tercatat memiliki empat agenda besar, yakni kompetisi Super League, Shopee Cup, AFC Champions League Two (ACL 2), serta turnamen Piala Indonesia.
Dalam rangkaian pemusatan latihan di Pulau Dewata tersebut, tim asuhan Igor Tolic dijadwalkan mengikuti turnamen persahabatan bernama Dewata Challenge Series.
Seluruh pertandingan dalam ajang tersebut akan dipusatkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Persib dijadwalkan menghadapi klub asal Malaysia, Sabah FC, pada 15 Agustus 2026.
Selanjutnya, skuad Maung Bandung akan ditantang oleh tuan rumah Bali United pada 18 Agustus 2026.
Igor Tolic menyatakan bahwa rangkaian uji tanding ini sangat krusial untuk mengukur perkembangan fisik dan taktik para pemainnya.
Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, pemusatan latihan ini menjadi sarana utama untuk mematangkan koordinasi antar-pemain di dalam lapangan.
“Jadi, pertandingan persahabatan di Bali untuk meningkatkan perihal komunikasi di antara para pemain kami,” ujar Igor pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Ia menambahkan bahwa pemilihan lawan tanding telah dilakukan dengan pertimbangan matang agar sesuai dengan kebutuhan tim.
Igor percaya bahwa menghadapi tim-tim dengan karakter kompetitif akan memaksa pemain untuk berpikir cepat dalam situasi sulit.
“Pertandingan menghadapi lawan-lawan yang kompetitif akan menghadirkan banyak situasi yang menuntut para pemain bersama-sama untuk bisa menemukan solusinya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Igor menilai bahwa Sabah FC dan Bali United memiliki kualitas yang mumpuni untuk menguji kedalaman skuad Persib saat ini.
Sabah FC dipilih karena memiliki pengalaman berharga di panggung kompetisi internasional yang sangat relevan dengan target Persib di ajang Asia.
Sementara itu, Bali United dipilih karena merupakan rival domestik yang sudah sangat memahami peta kekuatan sepak bola Indonesia.
“Sabah FC dan Bali United adalah klub-klub bagus dengan materi pemain yang bagus. Satu bermain di panggung internasional dan satu lainnya adalah lawan kami di Liga,” pungkasnya.
Pemusatan latihan ini diharapkan menjadi titik balik bagi Persib Bandung untuk mematangkan strategi sebelum terjun ke kompetisi resmi.
Dengan jadwal yang sangat padat di musim 2026/2027, efektivitas waktu selama di Bali akan dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh tim pelatih.
Kekompakan tim menjadi fokus utama agar Persib mampu bersaing di kancah domestik maupun kompetisi antarklub Asia.