

Velsen-Zuid – Shaqueel van Persie, putra legenda sepak bola Robin van Persie, secara resmi mencatatkan debutnya di kancah Eredivisie (Liga Belanda) bersama Feyenoord. Momen penting ini terjadi saat Feyenoord menghadapi Telstar di Stadion 711, Velsen-Zuid, Belanda, pada Senin (1/12).
Dalam pertandingan tersebut, Shaqueel masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-82. Ia menggantikan Ayase Ueda, yang sebelumnya mencetak gol pembuka untuk Feyenoord. Namun, Feyenoord harus mengakui keunggulan Telstar dengan skor akhir 1-2.
Debut Shaqueel di Eredivisie ini bukanlah penampilan pertamanya bersama tim utama Feyenoord. Sebelumnya, pemain berusia 19 tahun ini sudah lebih dulu mencicipi panggung Liga Europa. Ia melakoni debut saat Feyenoord bertanding melawan Celtic pada Jumat (28/11) lalu.
Pada laga Liga Europa tersebut, Shaqueel masuk pada menit ke-81, menggantikan Jordan Lotomba. Namun, debut di Eropa tersebut juga berakhir dengan kekalahan 1-3 bagi Feyenoord.
Kemampuan dan teknik Shaqueel seringkali mengingatkan banyak pengamat pada ayahnya, Robin van Persie, yang merupakan pencetak 144 gol di Liga Inggris bersama Arsenal dan Manchester United.
“Saya harus menunjukkan, melalui kualitas saya, bahwa saya adalah pemain yang baik,” kata Shaqueel menanggapi perbandingan tersebut.
Ia menjelaskan gaya bermainnya: “Saya seorang striker teknis yang sering turun ke dalam (sepertiga lapangan tengah) untuk menerima bola, dan saya memiliki kemampuan mencetak gol.”
Dalam debutnya di Eredivisie, Shaqueel juga sempat menerima kartu kuning. Insiden itu terjadi pada tambahan waktu babak kedua, setelah ia menendang bola jauh dari Ronald Koeman Jr.
Mengenai pelanggaran tersebut, lulusan akademi Feyenoord ini berkomentar, “Biasanya saya tidak suka melakukan (pelanggaran semacam) itu, tapi itu harus dilakukan.”