

Horsens – Tim bulu tangkis Malaysia menunjukkan kewaspadaan tinggi terhadap Prancis menjelang Thomas Cup 2026 yang akan berlangsung pada 24 April hingga 3 Mei di Horsens, Denmark. Meskipun tidak berada dalam satu grup di babak penyisihan, Prancis dinilai berpotensi menjadi ancaman serius.
Malaysia sendiri tergabung di Grup B bersama Jepang, Inggris, dan Finlandia. Sementara itu, Prancis berada di Grup D bersama tim kuat seperti Indonesia, Thailand, dan Aljazair.
Kewaspadaan ini muncul karena kedalaman skuad Prancis saat ini diyakini mampu membawa mereka melaju lebih jauh, bahkan hingga menantang podium. Media Malaysia sendiri, menyoroti potensi tim berjuluk “Les Bleus” ini.
Sejak delapan tahun lalu, Prancis terakhir kali berhasil melaju melewati babak penyisihan grup. Namun, Christo Popov, pemain tunggal putra andalan mereka, optimistis timnya memiliki kapasitas untuk bersaing di babak gugur.
Prancis tercatat hanya dua kali lolos dari babak penyisihan grup, yakni pada tahun 2014 dan 2018, di mana kedua perjalanan mereka terhenti di perempat final oleh Jepang.
Namun, skuad tahun ini terlihat jauh lebih kuat. Di sektor tunggal, ada Christo Popov (peringkat 4 dunia), Alex Lanier (peringkat 10 dunia), dan Toma Junior Popov (peringkat 17 dunia).
Untuk nomor ganda, pasangan kakak beradik Popov menempati peringkat 22 dunia, disusul oleh Eloi Adam/Leo Rossi di peringkat 41 dunia.
“Saya yakin kami memiliki tim yang sangat bagus,” ujar Christo Popov (24) kepada Federasi Bulu Tangkis Dunia.
Ia menambahkan, “Kami jelas memiliki peluang, dan sekarang kami memiliki senjata serta sumber daya manusia untuk tidak hanya bermain di babak penyisihan grup, tetapi juga memperebutkan medali pada Thomas Cup.”
“Saya sangat menantikan untuk bermain di babak penyisihan grup terlebih dahulu, dan kemudian lolos ke babak gugur,” lanjut Christo.
Kekuatan Prancis telah terbukti awal tahun ini. Mereka mencetak sejarah dengan mengakhiri dominasi Denmark dan memenangkan gelar Kejuaraan Beregu Eropa pada Februari.
Pada edisi Thomas Cup 2024 sebelumnya, tim putra Prancis tidak berpartisipasi karena kuota Eropa diisi oleh Denmark, Jerman, Inggris, dan Republik Ceska. Penampilan terakhir mereka adalah pada Thomas Cup 2022, di mana mereka hanya menjadi juru kunci di fase grup.
Kini, Prancis dianggap sebagai skuad terbaik di Eropa, apalagi setelah merengkuh gelar Kejuaraan Beregu Eropa 2026 untuk pertama kalinya usai menumbangkan Denmark.
Sebagai catatan, Denmark adalah satu-satunya negara Eropa yang pernah memenangkan Thomas Cup, dengan satu kemenangan pada tahun 2016.