Analisis Teknikal Saham INDF, INCO, dan PTRO Kamis 4 Juni

Jakarta – Pasar keuangan Indonesia terus berada dalam tekanan berat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok hingga menembus ke bawah level 6.000, sementara nilai tukar rupiah turut melemah hingga menyentuh angka Rp 17.900 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pada perdagangan Rabu (3/6/2026), IHSG ditutup terkoreksi sebesar 4,11% atau turun 254,36 poin ke level 5.941,06. Di saat yang sama, rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,70% ke level Rp 17.967 per dolar AS.

Analis menilai tekanan di pasar saham saat ini dipicu oleh kenaikan premi risiko (risk premium) Indonesia, bukan semata-mata penurunan fundamental emiten. Faktor pemicunya meliputi tekanan fiskal, ketidakpastian kebijakan, hingga outlook negatif dari lembaga pemeringkat.

Menghadapi kondisi pasar tersebut, sejumlah analis memberikan rekomendasi teknikal untuk perdagangan Kamis (4/6/2026):

1. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
Saham INDF berpotensi melanjutkan koreksi sesuai proyeksi Fibonacci 161,8% dari wave a sebagai estimasi target wave c yang mengakhiri wave (b). Skenario ini tetap valid selama harga bertahan di atas Rp 6.000. Indikator MACD saat ini menunjukkan momentum bearish. Pada perdagangan terakhir, INDF ditutup di level Rp 6.250 atau melemah 4,94%.
Rekomendasi: Buy on Weakness
Support: Rp 6.000
Resistance: Rp 6.750

2. PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
INCO masih berada dalam tren bearish dan konsisten bergerak di bawah MA10. Saat ini, saham tersebut sedang menguji area support di kisaran Rp 4.100–Rp 4.030 dengan indikator RSI yang mendekati area oversold. Investor dapat mencermati strategi buy on weakness, namun disarankan membatasi risiko jika harga menembus level Rp 4.000. Saham ini ditutup di harga Rp 4.320 setelah melemah 8,67%.
Rekomendasi: Buy on Weakness
Support: Rp 4.000
Resistance: Rp 4.700

3. PT Petrosea Tbk (PTRO)
Meskipun indikator Stochastics %K-%D dan RSI menunjukkan sinyal positif, PTRO saat ini masih tertahan dalam fase bearish consolidation. Tren ini diperkuat oleh pergerakan MA20 dan MA60 yang cenderung menurun, serta penurunan volume perdagangan. Pada perdagangan Rabu, PTRO ditutup melemah 14,37% ke level Rp 4.110.
Rekomendasi: Hold
Support: Rp 3.170
Resistance: Rp 5.450

Rekomendasi