

Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan tantangan serius kepada gelandang muda Persija Jakarta, Rayhan Hannan, yang baru saja mendapatkan panggilan untuk memperkuat Skuad Garuda. Herdman menegaskan bahwa pemanggilan pemain berusia 22 tahun ini bukan sekadar apresiasi atas performa apiknya di liga, melainkan sebuah ujian untuk membuktikan kualitasnya di level internasional.
Hannan mendapatkan kepercayaan kembali ke tim nasional setelah mencatatkan performa impresif pada akhir musim Super League 2025/2026. Ia sukses mencetak dua gol dan satu asis dalam empat pertandingan terakhir bersama Persija.
Meski demikian, Herdman menilai performa di kompetisi domestik belum cukup untuk menjamin posisi utama di Timnas Indonesia. Ia ingin melihat kemampuan sang pemain saat harus berhadapan langsung dengan tembok pertahanan tim yang dihuni nama-nama besar seperti Elkan Baggott, Justin Hubner, hingga Kevin Diks.
Menurut Herdman, kualitas Hannan akan diuji saat menghadapi intensitas permainan pemain-pemain yang terbiasa berkompetisi di level Eropa.
“Dia cocok dengan profil pemain yang kami cari. Intensitas tekanannya sangat baik, mampu bermain di ruang sempit dan memecah lini pertahanan lawan,” ujar Herdman.
Namun, pelatih asal Inggris itu menekankan bahwa ujian sesungguhnya adalah adaptasi terhadap level permainan yang lebih tinggi. Ia ingin memastikan apakah Hannan mampu konsisten saat menghadapi bek-bek terbaik yang dimiliki Indonesia.
Sejauh ini, Herdman mengaku puas dengan kesan awal yang ditunjukkan Hannan selama menjalani pemusatan latihan. Menurutnya, pemain tersebut telah memulai prosesnya dengan baik dan diharapkan dapat terus berkembang.
Kesempatan bagi Hannan untuk membuktikan diri akan tersaji pada agenda FIFA Matchday Juni 2026. Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Oman pada 5 Juni mendatang, dilanjutkan dengan pertandingan melawan Mozambik empat hari kemudian di Stadion Utama Gelora Bung Karno.