

Jakarta – PT Henan Putihrai Asset Management (Henan Asset) terus memperkuat posisinya sebagai manajer investasi nasional di tengah tekanan ketidakpastian ekonomi global. Hingga 31 Mei 2026, perusahaan mencatatkan dana kelolaan atau asset under management (AUM) sebesar lebih dari Rp 13 triliun dengan basis investor mencapai 110.000 nasabah.
Dana tersebut dikelola melalui 15 produk investasi, mulai dari reksadana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, saham, hingga produk berbasis syariah. Henan Asset juga berencana meluncurkan reksadana berdenominasi dolar AS pada tahun ini.
Capaian ini diraih di tengah kondisi pasar yang menantang. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 19,55% secara year to date (YTD) hingga April 2026 akibat volatilitas pasar keuangan dunia. Meski begitu, industri reksadana nasional tetap menunjukkan daya tahan dengan nilai aktiva bersih (NAB) mencapai Rp 711,89 triliun atau tumbuh 5,41% YTD.
Menanggapi dinamika pasar tersebut, Henan Asset memilih untuk tetap disiplin pada strategi investasi jangka panjang alih-alih mengejar keuntungan sesaat. Direktur Henan Asset, Markam Halim, menegaskan bahwa pengalaman perusahaan selama dua dekade menunjukkan bahwa pasar selalu bergerak dalam siklus.
“Fokus kami bukan hanya menghadapi momentum jangka pendek, tetapi menjaga kualitas pengelolaan investasi secara konsisten dalam berbagai kondisi pasar,” ujar Markam, Rabu (3/6/2026).
Senada dengan hal tersebut, Direktur Henan Asset, Edwardus Ronald Yudianto, menekankan bahwa kepercayaan investor menjadi fondasi utama pertumbuhan perusahaan. Pihaknya berkomitmen untuk terus berinovasi dalam produk dan layanan guna menyesuaikan dengan kebutuhan investor yang semakin dinamis.
Tahun ini, Henan Asset merayakan hari jadi ke-20 dengan tema “Two Decades of Resilience and Growth”. Pencapaian perusahaan turut diperkuat dengan pengakuan internasional melalui ajang LSEG Lipper Fund Awards 2026.
Produk Henan Ekuitas Syariah Berkah Kelas A sukses meraih penghargaan sebagai Best Equity Sharia Indonesia Fund over 5 Years untuk kategori Global Islamics. Ini merupakan tahun ketiga berturut-turut Henan Asset mendapatkan apresiasi dari LSEG Lipper atas kinerja produk syariahnya.
Markam menilai penghargaan tersebut membuktikan bahwa strategi investasi yang disiplin dan berorientasi jangka panjang tetap mampu memberikan kinerja kompetitif meskipun pasar berada di bawah tekanan. Integritas dalam proses pengelolaan portofolio menjadi kunci utama perusahaan dalam menjaga kepercayaan nasabah.