

Bostno – Tim nasional Prancis dipastikan akan menaruh kewaspadaan tingkat tinggi saat menghadapi Maroko dalam babak perempat final Piala Dunia 2026.
Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Bostno pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.00 WIB.
Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, secara terbuka mengakui bahwa Maroko bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata dalam turnamen kali ini.
Deschamps menilai bahwa Singa Atlas telah bertransformasi menjadi kesebelasan dengan organisasi permainan yang sangat matang.
Kualitas individu para pemain Maroko juga dianggap telah mencapai level yang mumpuni untuk memberikan ancaman nyata bagi pertahanan Prancis.
Menurut Deschamps, Maroko memiliki modal yang cukup kuat untuk menciptakan kejutan besar di babak delapan besar.
Dia bahkan menyebut bahwa lawan yang akan dihadapi anak asuhnya merupakan salah satu kandidat kuat penantang gelar juara dunia tahun ini.
“Tim yang akan kami hadapi memiliki karakter yang berbeda,” ujar Deschamps saat memberikan keterangan kepada media.
“Mereka sangat disiplin, organisasi permainannya berjalan dengan baik, dan transisi menyerangnya sangat efektif sehingga mampu menghasilkan banyak gol,” tegasnya.
Pelatih berusia 57 tahun tersebut memberikan perhatian khusus pada kedalaman skuad yang dimiliki oleh Maroko saat ini.
Ia menyoroti bagaimana kualitas para pemain lawan tersebar secara merata di hampir setiap lini permainan.
“Bagi saya, ini adalah tim yang benar-benar berkualitas,” tambah sang pelatih.
Pujian Deschamps tersebut didukung oleh fakta bahwa Maroko kini diperkuat oleh deretan pemain bintang yang berkompetisi di liga-liga top Eropa.
Nama-nama seperti Achraf Hakimi dan Noussair Mazraoui menjadi pilar pertahanan yang memberikan stabilitas bagi tim.
Selain itu, kehadiran Brahim Diaz di lini tengah serta talenta muda Ayyoub Bouddadi semakin menambah daya gedor dan kreativitas permainan Maroko.
Perubahan wajah tim di bawah asuhan Mohamed Ouahbi telah membuat Maroko tampil jauh lebih berbahaya dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Meskipun Prancis memiliki catatan sejarah positif dengan mengalahkan Maroko 2-0 di semifinal Piala Dunia 2022 melalui gol Theo Hernandez dan Randal Kolo Muani, Deschamps tidak ingin jemawa.
Ia menegaskan bahwa pertemuan di Stadion Bostno nanti akan menghadirkan tantangan yang jauh lebih kompleks dan berbeda dari sebelumnya.
Kedisiplinan taktis yang diperagakan Maroko dalam beberapa pertandingan terakhir menjadi tolok ukur utama bagi staf pelatih Prancis dalam merancang strategi.
Duel ini pun diprediksi akan menjadi salah satu laga paling sengit dan paling menarik untuk disaksikan sepanjang babak perempat final Piala Dunia 2026.
Seluruh mata dunia kini tertuju pada bagaimana Prancis akan membongkar pertahanan disiplin yang dibangun oleh skuad asuhan Mohamed Ouahbi tersebut.