Ammar Zoni Dipindah ke Nusakambangan: Pertimbangan Keamanan Super Maksimum

Cilacap – Aktor Ammar Zoni resmi dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Super Maximum Security Karanganyar, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, pada Kamis (16 Oktober 2025). Pemindahan ini dilakukan menyusul keterlibatannya dalam kasus peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba, Jakarta Pusat, serta statusnya sebagai narapidana dengan risiko tinggi atau high risk.

Ammar Zoni, yang sudah empat kali tersandung kasus narkoba, diduga mengedarkan sabu dan tembakau sintetis dari dalam Rutan Salemba. Aksi ini terungkap saat petugas melakukan penggeledahan blok hunian Rutan pada 3 Januari 2025.

Ia dituduh bekerja sama dengan lima narapidana lainnya, menggunakan aplikasi Zangi sebagai media komunikasi untuk mengatur transaksi narkoba dari dalam rutan.

Ditjen Pemasyarakatan menjelaskan bahwa status “high risk” disematkan karena Ammar Zoni dianggap memiliki potensi besar untuk kembali melakukan pelanggaran, membahayakan orang lain, atau aktif dalam kejahatan terorganisir, bahkan dari balik jeruji.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, secara langsung memerintahkan pemindahan ini. Langkah tegas tersebut bertujuan agar Ammar Zoni benar-benar jera atas perbuatannya, sekaligus sebagai bagian dari upaya sterilisasi lapas dan rutan dari peredaran narkoba serta pelanggaran internal lainnya.

Di Lapas Super Maximum Security Karanganyar, Ammar Zoni menempati sel khusus dengan sistem “one man one cell” (satu orang satu sel). Protokol pengamanan di lapas ini sangat ketat untuk meminimalisir interaksi yang dapat memperburuk risiko pelanggaran. Pemindahan ini dilakukan dengan pengawalan ketat dari Ditjen Pemasyarakatan, Ditpamintel, petugas pemasyarakatan Jakarta, Mabes Polri, dan Polres setempat.

Wakil dari Ditjen PAS menegaskan bahwa pemindahan ke lapas dengan pengamanan super maksimum bukan semata-mata untuk hukuman, melainkan juga untuk pembinaan. Tujuannya adalah agar perilaku Ammar Zoni dapat berubah dan tidak mengulangi kesalahan serupa. Evaluasi akan dilakukan setelah enam bulan untuk melihat penurunan tingkat risikonya.

Lapas berstatus Super Maximum Security memang diperuntukkan bagi warga binaan bermasalah serius, khususnya kategori high risk. Pengawasannya intensif, dan fasilitas lapang seringkali dibatasi guna meminimalkan peluang pelanggaran atau penyelundupan barang terlarang.

Ammar Zoni bersama lima narapidana high risk lainnya tiba di Lapas Super Maximum Security Karanganyar sekitar pukul 07.43 WIB pada Kamis (16/10/2025) pagi. Ia kini telah resmi menempati selnya dengan sistem pengamanan yang sangat ketat.

Pemindahan ini mendapat respons beragam dari publik, banyak yang mendukung sebagai langkah tegas pemerintah terhadap selebritas yang terjerat narkoba. Dukungan ini muncul dengan harapan penegakan hukum berlaku sama bagi siapa pun, tanpa pandang bulu.

Di sisi lain, muncul diskusi mengenai efisiensi pengawasan di dalam lapas, bagaimana penggunaan aplikasi komunikasi seperti Zangi bisa lolos pengawasan, serta bagaimana sistem pemasyarakatan menangani narapidana high risk agar rehabilitasi dapat dilakukan dengan benar.

Dengan pengamanan ekstra dan sel pribadi, pemerintah berharap perilaku narapidana seperti Ammar Zoni dapat berubah dan tidak mengulangi kesalahannya.

Rekomendasi