

Jakarta – Fitur perlindungan privasi berbayar Apple, iCloud Private Relay, dilaporkan tidak benar-benar privat setelah ditemukan celah keamanan yang membuat alamat IP pengguna tetap terbaca. Layanan yang dirancang untuk menyembunyikan identitas dan histori pencarian pengguna Safari itu diduga bocor saat digunakan.
Temuan 404 Media menyebut kelemahan pada mesin web browser Apple memungkinkan IP pengguna bocor, baik secara tidak sengaja maupun akibat peretasan.
Private Relay bekerja dengan mengenkripsi kueri DNS dan membuat alamat IP sementara. Mekanisme ini seharusnya mencegah penyedia layanan internet maupun situs web melacak lokasi dan aktivitas pengguna.
Namun, peneliti keamanan Talal Haj Bakry dan Tommy Mysk menemukan celah pada sistem autentikasi passkey. Celah itu memungkinkan pengguna mengakses situs web dengan metode passkey, lalu prosesnya terjadi di luar jangkauan Private Relay.
Akibatnya, situs web tetap dapat melihat IP asli pengguna. Celah ini juga berdampak pada browser berbasis privasi lain seperti Onion Browser di iOS yang terhubung ke jaringan Tor. Pengujian 404 Media dan TechCrunch turut mengonfirmasi temuan tersebut.
Respons Apple
Para peneliti telah melaporkan masalah ini kepada Apple, tetapi belum ada kepastian kapan celah itu akan diperbaiki.
Kasus ini menambah daftar persoalan keamanan pada fitur privasi Apple. Pada Juli 2026, fitur Hide My Email juga diketahui memiliki celah yang mengekspos alamat email asli pengguna.
Meski sempat disebut telah ditambal, kenyataannya celah tersebut masih ditemukan.