

Hangzhou – Empat pebulu tangkis andalan China, Chen Qingchen, Zheng Siwei, Huang Yaqiong, dan Liu Yuchen, resmi pensiun usai BWF World Tour Finals 2025. Momen perpisahan ini menandai berakhirnya era dominasi Negeri Tirai Bambu dalam satu dekade terakhir.
BWF World Tour Finals 2025 menjadi panggung emosional bagi keempat bintang bulu tangkis tersebut. Mereka menutup karier di level tertinggi di hadapan ribuan penggemar yang hadir di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium.
Suasana haru meliputi arena ketika ribuan penonton menyalakan ponsel mereka sebagai bentuk penghormatan. Rekan setim Chen Qingchen, Jia Yifan, membacakan pesan perpisahan yang menyentuh hati banyak orang.
Presiden Asosiasi Bulu Tangkis China, Zhang Jun, menyampaikan penghargaan atas dedikasi dan kontribusi keempat pemain tersebut.
Presiden BWF, Khunying Patama Leeswadtrakul, menyatakan bahwa mereka telah mendefinisikan era emas bulu tangkis Tiongkok dengan prestasi di Olimpiade dan Kejuaraan Dunia. Prestasi ini menginspirasi generasi muda di seluruh dunia.
“Chen Qingchen, Zheng Siwei, Huang Yaqiong, dan Liu Yuchen telah mendefinisikan era emas bulu tangkis Tiongkok melalui keunggulan, ketahanan, dan sportivitas mereka,” kata Leeswadtrakul seperti dikutip dari Global Times.
Meski kehilangan sejumlah ikon, tim China tetap menunjukkan kekuatan dengan meraih satu emas dan empat perak di Final Tur Dunia BWF 2025. Ini menandakan transisi menuju generasi baru yang siap melanjutkan tradisi juara.
Selain prestasi di lapangan, China juga mendapat pujian sebagai tuan rumah unggulan. Pengaruh China dalam bulu tangkis semakin kuat dengan perannya sebagai penyelenggara dan fasilitator olahraga global.
“Keberhasilan China dalam menyelenggarakan kejuaraan bulu tangkis besar dibangun di atas kombinasi kuat antara infrastruktur kelas dunia, pengalaman dalam penyelenggaraan acara, dan semangat nasional yang mendalam terhadap olahraga ini,” ujar presiden BWF.
“Penyelenggaraan yang berfokus pada atlet dan penggemar, perencanaan yang ketat, dan keterlibatan komunitas yang kuat adalah ciri khas keberhasilan ini,” lanjut Leeswadtrakul.