

Jakarta – Banyak layanan digital masih meminta email atau nomor telepon untuk autentikasi, namun cara ini kerap berujung pada kebocoran informasi pribadi. Meski kata sandi unik sering dianggap sebagai prioritas utama, keamanan akun sesungguhnya tidak hanya bergantung pada satu komponen.
Kata sandi memang menjadi bagian paling krusial dalam autentikasi akun. Namun, email dan verifikasi dua langkah juga perlu mendapat perhatian yang sama.
Alamat email utama ibarat kartu identitas digital. Sayangnya, banyak pengguna memasukkan email utama ke berbagai portal online tanpa pertimbangan yang cukup.
Padahal, alamat email tidak selalu bisa dirahasiakan karena digunakan untuk banyak layanan dan sebagai sarana komunikasi. Salah satu solusi yang disarankan adalah memakai fitur email alias.
Email samaran ini dapat meneruskan pesan masuk ke alamat email utama tanpa membocorkan alamat asli. Pengguna cukup memberikan email alias untuk menjaga akun utama tetap aman dari kebocoran data.
Saat sebuah layanan diretas, email alias bisa menjadi pelindung bagi alamat email asli. Email tersebut dapat dinonaktifkan, lalu pengguna bisa membuat alias baru.
Email berbeda dengan kata sandi karena tampil secara terbuka dan tidak disamarkan. Selain itu, mengganti alamat email utama juga lebih rumit karena harus diperbarui satu per satu di setiap akun.
Karena itu, perlindungan melalui layanan email alias seperti SimpleLogin dan DuckDuckGo dinilai penting untuk menyembunyikan informasi krusial tanpa membuat keamanan terasa merepotkan.