Fakta yang Jarang Diketahui oleh Orang Banyak soal Tame Impala

Foto: Internet

TREAT – Jika membicarakan musik Psikedelik, nama Tame Impala pasti tak pernah ketinggalan. Proyek musik yang berdiri pada awalnya berdiri di Australia pada 2007, yang beranggotakan Kevin Parker sebagai vokalis sekaligus gitaris, Jay Watson sebagai penyintesis, vokalis dan gitaris, Cam Avery sebagai basis dan vokalis, dan Julien Barbagallo sebagai drummer dan vokalis.

Musisi asal Australia yang baru-baru ini mengeluarkan album yang bertajuk “The Slow Rush” ini punya beberapa fakta yang menarik lho! Berikut fakta menarik soal Tame Impala.

 

Foto: Matt Sav
  1. Tame Impala bukan grup musik

Banyak orang yang mengira Tame Impala adalah sebuah grup musik atau band, tapi nyatanya hal ini dibantah oleh salah satu anggota dari Tame Impala, yaitu Kevin Parker. Kevin mengatakan anggapan publik kalau Tame Impala merupakan sebuah band adalah salah paham.

Ia mengatakan ada perbedaan antara Tame Impala versi live dan rekaman. Pada saat live, mereka memang tampil sebagai sebuah band, sedangkan saat rekaman, yang terlibat didalamnya hanyal Kevin.

 

Foto: Tame Impala di ARIA Awards tahun 2015
  1. Banyak meraih prestasi

Tame Impala tercatat setidaknya ada lebih dari 10 penghargaan dan nominasi sudah diraih. Beberapa di antaranya adalah, WAMI Awards, Roliing Stone Australia Awards, serta Grammy Awards.

 

Foto: Internet
  1. Sempat ditolak Modular Recordings

Nama label ini pasti sudah tak asing lagi di telinga para penggemar Tame Impala. Modular Recordings merupakan sebuah label indenpenden asal Australia yang membesarkan nama Kevin dan teman-temannya.

Ketika Modular hendak mengontrak Tame Impala, mereka mengatakan jika Tame Impala merupakan sebuah band, namun hal ini disangkal Kevin. Ia menegaskan bahwa Tame Impala merupakan sebuah proyek solo yang ia kerjakan di kamarnya.

“Kalian tahu (Tame Impala) hanyalah aku yang merekam banyak hal di kamar dengan mikrofon, instrumen dan apapun,” ucapnya pada Modular.

Awalnya, label musik ini tidak setuju jika Kevin mengerjakannya sendiri, dan tidak ada bantuan dari produser.

“Untung saja, Modular mau membiarkan saya memproduseri album saya sendiri, walaupun saya tahu mereka tidak akan membiarkan saya melakukan proses mixing-nya,” lanjutnya.

Modular secara terus menerus merekomendasikan orang yang handal di bidang kepada Kevin, namun Kevin terus menolak.

Sampai akhirnya Modular menyebut nama orang yang Kevin idolakan, yaitu Dave Fridmann.

Dave adalah orang yang berada di balik dapur rekaman band seperti The Flaming Lips, Mercury Rev hingga MGMT.

 

Foto: Cover Album Innerspeaker
  1. Naik karena album pertama

Nama Tame Impala mulai dikenal dan mendapatakan banyak pendengar lewat album studio perdana yang bertajuk “Innerspeaker”. Album tersebut tercatat sebagai salah satu album terbaik sepanjang dekade versi majalah musik, bernama Pitchfork. Tak hanya itu, album yang berisi 11 lagu tersebut juga pernah berada di posisi empat teratas pada tangga lagu the ARIA Albums.

 

Foto: Internet
  1. Tak pernah menganggap musiknya “Druggy”

Tame Impala sering dikaitkan dengan pengalaman para pendengarnya ketika sedang “tinggi” karena nuansa psikedelik yang pekat disajikan Tame Impala. Namun, dalam wawancaranya dengan The Guardian, Kevin mengatakan ia tak  pernah merasa bahwa musiknya tersebut memiliki kerterkaitan dengan penggunaan obat-obat tertentu.

“Saya selalu terkejut ketika seseorang memberi tahu saya Tame Impala mengingatkan mereka saat sedang mabuk. Saya sama sekali enggak pernah berpikir bahwa musik yang saya ciptakan itu ‘druggy’,” ujar Kevin.

 

 

Hafiz Alfandi Rizqy

Rekomendasi