Jadwal Cum Dividen Besok, Emiten BUMN Bagikan Rp15.620 per Lot

Jakarta – Hari ini, Selasa (2/6/2026), menjadi kesempatan terakhir bagi investor untuk mendapatkan dividen tunai dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Pasalnya, hari ini merupakan periode cum dividen atau batas akhir pembelian saham berkode JSMR tersebut bagi investor yang ingin masuk dalam daftar penerima dividen.

Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada 20 Mei 2026, perusahaan pengelola jalan tol pelat merah ini menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 1,1 triliun. Angka tersebut setara dengan 31 persen dari total laba bersih perseroan tahun buku 2025.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyatakan bahwa perseroan berkomitmen untuk terus menjaga nilai investasi bagi para pemegang saham di tengah upaya ekspansi bisnis yang sedang berjalan.

Adapun besaran dividen per saham (Dividend Per Share) ditetapkan sebesar Rp 156,2 per lembar. Dengan nominal tersebut, setiap satu lot saham JSMR akan memberikan dividen tunai sebesar Rp 15.620 bagi pemegang saham yang memenuhi kriteria.

Mengacu pada harga saham JSMR pada penutupan perdagangan Jumat (29/5/2026) di level Rp 3.010 per lembar, tingkat imbal hasil atau dividend yield saham Jasa Marga mencapai 5,9 persen. Angka ini tercatat hampir tiga kali lipat lebih besar dibandingkan bunga deposito bank yang rata-rata berada di kisaran 2 persen.

Sebagai informasi, cum dividen merupakan periode akhir perdagangan saham yang masih mengandung hak atas dividen. Investor diwajibkan membeli saham sebelum atau pada tanggal cum dividen dan menahannya hingga tanggal pencatatan (recording date) agar berhak menerima pembayaran dividen.

Berikut adalah jadwal lengkap pembagian dividen tunai JSMR:

  • Cum Date Pasar Reguler & Negosiasi: 2 Juni 2026
  • Ex Date Pasar Reguler & Negosiasi: 3 Juni 2026
  • Cum Date Pasar Tunai: 4 Juni 2026
  • Ex Date Pasar Tunai: 5 Juni 2026
  • Recording Date: 4 Juni 2026
  • Tanggal Pembayaran: 19 Juni 2026

Rivan menambahkan, sisa laba bersih tahun 2025 akan dialokasikan sebagai laba ditahan yang akan digunakan sebagai cadangan kas perusahaan untuk mendukung operasional dan pengembangan bisnis di masa mendatang.

Rekomendasi