

Bandung – Persib Bandung secara resmi melakukan perombakan strategis pada struktur departemen olahraga klub menjelang bergulirnya musim kompetisi 2026/2027.
Langkah konkret yang diambil manajemen Maung Bandung adalah menunjuk Ahmed El Wardani untuk mengisi posisi sebagai Head of Scouting.
Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya klub dalam membangun sistem pencarian serta perekrutan pemain yang jauh lebih terarah dan berbasis data analisis.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyatakan bahwa kehadiran El Wardani diharapkan mampu memberikan warna baru bagi proses identifikasi pemain.
Pihak manajemen menilai pria asal Mesir tersebut memiliki rekam jejak mumpuni serta jaringan yang sangat luas di level sepak bola internasional.
Adhitia menjelaskan bahwa keahlian yang dimiliki El Wardani akan memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan teknis tim.
“Kami melihat Ahmed El Wardani memiliki bekal yang kuat dalam proses identifikasi talenta, analisis performa pemain, serta jaringan yang luas, terutama di kawasan Asia dan Timur Tengah,” ujar Adhitia pada Minggu, 26 Juli 2026.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa manajemen menaruh kepercayaan besar terhadap kemampuan sang scout baru.
“Karena itu, kami percaya kehadirannya dapat membantu Persib membangun sistem scouting yang lebih objektif, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan tim,” tambahnya.
Nama Ahmed El Wardani sendiri sebenarnya bukanlah sosok yang asing di kancah sepak bola Asia Tenggara.
Pria yang lahir pada 10 Oktober 1985 ini tercatat memiliki lisensi kepelatihan AFC A yang menjadi bukti kompetensinya di dunia sepak bola profesional.
Sebelum bergabung dengan Persib, El Wardani pernah bekerja sama dengan pelatih kepala Bojan Hodak di Kuala Lumpur FC sejak tahun 2021 dengan posisi sebagai Assistant Manager.
Selama musim 2025/2026, ia juga tercatat menjadi bagian integral dari staf kepelatihan Penang FC yang berkompetisi di Liga Super Malaysia.
Pengalaman panjang di liga-liga regional tersebut diharapkan menjadi modal berharga bagi El Wardani dalam memetakan pemain potensial.
Ia dituntut untuk mampu melakukan pemantauan yang tajam, baik terhadap pemain dari kompetisi domestik maupun talenta yang berkiprah di luar negeri.
Tugas El Wardani di Persib Bandung tidak hanya terbatas pada pencarian pemain untuk skuad utama saja.
Ia juga diberikan tanggung jawab untuk menyelaraskan proses pembinaan talenta muda yang berada di bawah naungan Akademi Persib dan Elite Pro Academy (EPA).
Integrasi ini bertujuan agar jalur pengembangan pemain muda menuju skuad senior bisa berjalan lebih efektif dan terencana dengan baik.
Manajemen klub berharap langkah ini dapat memperkuat fondasi Persib dalam jangka waktu yang panjang.
Melalui sistem yang lebih modern, Persib menargetkan untuk melahirkan lebih banyak pemain potensial yang siap bersaing di level tertinggi.
Langkah ini sekaligus menegaskan ambisi Persib Bandung untuk menjadi klub yang tidak hanya kompetitif di lapangan hijau, tetapi juga memiliki sistem manajemen yang modern dan berkelanjutan.