

Jakarta – PT PLN (Persero) berhasil memulihkan 100 persen sistem kelistrikan di sebagian wilayah Jakarta setelah sempat mengalami gangguan pada Kamis (23/4/2026) pagi. Pasokan listrik kembali normal pada sore hari menyusul proses penanganan yang dilakukan bertahap sejak insiden terjadi.
Gangguan tercatat terjadi sekitar pukul 10.25 WIB dan berdampak pada sejumlah pelanggan. Tim teknis PLN langsung bergerak cepat melakukan pemulihan, baik pada sistem kontrol maupun di lapangan, hingga seluruh jaringan kembali beroperasi normal.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika, menyatakan bahwa mayoritas pelanggan sudah kembali menikmati listrik dalam waktu relatif singkat. “Sebagian besar pelanggan terdampak telah kembali menikmati pasokan listrik pada pukul 12.23 WIB,” kata Haris.
PLN mencatat sekitar 95 persen pelanggan terdampak telah pulih dalam waktu kurang dari tiga jam sejak gangguan berlangsung. Proses pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan wilayah yang memiliki beban kelistrikan tinggi.
Dari sisi infrastruktur, sistem kelistrikan Jakarta dan sekitarnya ditopang oleh 76 gardu induk. Gangguan tersebut sempat memengaruhi 13 gardu induk, sehingga berdampak pada distribusi listrik di beberapa wilayah.
Haris menjelaskan, sisa pelanggan yang belum mendapatkan aliran listrik berhasil dipulihkan sepenuhnya pada sore hari. “Sekitar 5 persen lainnya berhasil dipulihkan pada pukul 15.05 WIB,” ujarnya.
PLN menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi untuk terus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan. Penguatan sistem akan terus dilakukan agar gangguan serupa dapat ditekan di kemudian hari.
Perusahaan juga membuka akses layanan bagi pelanggan melalui aplikasi PLN Mobile dan Contact Center PLN 123. PLN memastikan seluruh sistem telah kembali normal dan layanan kepada pelanggan berjalan seperti biasa.