PSIS Semarang Datangkan Pemain Berpengalaman demi Ambisi Promosi Liga 1

2b2486b50bb59f01efd847d5ae652ddc.jpg

Semarang – PSIS Semarang resmi melakukan perombakan besar-besaran terhadap komposisi skuad mereka guna menghadapi ketatnya persaingan Championship 2026/27.

Manajemen tim berjuluk Mahesa Jenar tersebut baru saja memperkenalkan tiga rekrutan anyar yang memiliki rekam jejak panjang di kancah sepak bola nasional.

Ketiga pemain yang didatangkan tersebut adalah gelandang bertahan Ricki Ariansyah, serta dua pemain belakang yakni Abduh Lestaluhu dan Ahmad Nuri Fasya.

Kedatangan trio pemain berpengalaman ini semakin memperpanjang daftar belanja pemain PSIS di bursa transfer musim ini.

Sebelumnya, manajemen telah mengamankan tanda tangan sederet pemain berkualitas seperti Andy Setyo Nugroho, Jack Brown, Komang Tri Arta Wiguna, Agus Nova, Ray Redondo, Syahrian Abimanyu, dan ikon klub, Hari Nur Yulianto.

Langkah agresif ini diambil sebagai bentuk keseriusan PSIS untuk segera bangkit dari keterpurukan setelah mengalami degradasi pada musim lalu.

Ricki Ariansyah diproyeksikan untuk menjadi penyeimbang di sektor lini tengah tim.

Pemain berusia 29 tahun yang musim lalu memperkuat Semen Padang FC ini dikenal memiliki kemampuan adaptasi yang baik.

Selain lihai sebagai gelandang bertahan, pemain kelahiran Medan ini juga mampu menjalankan tugas sebagai bek tengah saat dibutuhkan.

Asisten Manajer PSIS, Moch Reza Handhika, menyatakan bahwa perekrutan Ricki didasarkan pada kebutuhan taktis tim untuk menjaga stabilitas permainan.

“Rian merupakan pemain yang memiliki pengalaman cukup panjang di kompetisi sepak bola Indonesia dan memiliki karakter bermain yang sesuai dengan kebutuhan tim di lini tengah,” ujar Reza, Kamis (9/7).

Selain memperkuat lini tengah, PSIS juga melakukan pembenahan signifikan di sektor pertahanan dengan mendatangkan Abduh Lestaluhu.

Abduh merupakan sosok bek kiri kawakan yang dikenal disiplin dalam menjalankan tugas defensif serta aktif dalam membantu transisi serangan.

Pengalamannya membela berbagai klub besar tanah air serta kiprahnya bersama Timnas Indonesia menjadi modal berharga bagi skuad Mahesa Jenar.

Mental bertanding yang dimiliki Abduh diharapkan mampu menjadi katalisator positif dalam perjuangan tim memburu tiket promosi ke kasta tertinggi.

Melengkapi barisan pertahanan, PSIS juga merekrut Ahmad Nuri Fasya yang berusia 27 tahun.

Nuri Fasya dikenal sebagai pemain belakang serbabisa yang mampu menempati berbagai posisi di lini pertahanan.

Sebelum merapat ke Kota Semarang, ia tercatat pernah memperkuat klub-klub papan atas seperti Persebaya Surabaya, Persik Kediri, dan PSS Sleman.

Manajemen PSIS meyakini bahwa kombinasi antara pemain senior yang sarat pengalaman dengan talenta muda yang ada akan menjadi kekuatan utama tim.

Target utama Mahesa Jenar musim ini adalah meraih tiket promosi menuju Super League pada musim kompetisi mendatang.

Upaya membangun fondasi tim yang solid melalui perekrutan pemain matang ini diharapkan mampu menjawab ekspektasi suporter yang menantikan kebangkitan klub.

Seluruh pemain baru tersebut dijadwalkan akan segera bergabung dalam sesi latihan intensif bersama tim pelatih dalam waktu dekat.

Kesiapan fisik dan kekompakan tim akan menjadi fokus utama sebelum kompetisi resmi dimulai.

Rekomendasi