

Denmark – Tim Piala Thomas Indonesia mengawali perjuangan mereka di Grup D Piala Thomas 2026 dengan gemilang, menyapu bersih Aljazair 5-0. Kemenangan sempurna ini ditutup oleh penampilan dominan ganda putra muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di Forum Horsens, Sabtu (25/4/2026) dini hari WIB.
Raymond/Joaquin, yang turun sebagai ganda kedua, tidak memberi kesempatan kepada pasangan Adel Hamek/Mohamed Abdelaziz Ouchefoun. Mereka meraih kemenangan dua gim langsung dengan skor telak 21-4, 21-7 pada partai penutup.
“Senang bisa debut di Piala Thomas, akhirnya bisa jadi kenyataan kan mimpinya. Tadi bermain lancar, hanya memang sedikit harus lebih penyesuaian lagi dengan kondisi bolanya yang kencang. Secara keseluruhan hari ini cukup baik,” ujar Joaquin usai pertandingan.
Kemenangan 5-0 Indonesia juga dipersembahkan oleh Jonatan Christie, Alwi Farhan, Anthony Sinisuka Ginting, serta pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Seluruh wakil Indonesia berhasil memetik kemenangan dalam dua gim langsung.
Jonatan Christie membuka keran poin bagi Indonesia dengan mengalahkan Adel Hamek 21-8, 21-6. Alwi Farhan menyusul dengan kemenangan atas Mohamed Abderrahime Belarbi 21-8, 21-7.
Selanjutnya, Anthony Sinisuka Ginting memastikan kemenangan tim Indonesia setelah menundukkan Mohamed Abdelaziz Ouchefoun 21-8, 21-6.
Ganda putra utama, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, turut menyumbang poin dengan mengungguli Mohamed Abderrahime Belarbi/Koceila Mammeri 21-14, 21-8, menjadikan skor 4-0 sebelum Raymond/Joaquin melengkapi kemenangan.
Bagi Raymond/Joaquin, debut mereka di Piala Thomas berlangsung tanpa tekanan. Keduanya mampu mengendalikan jalannya pertandingan sejak awal hingga akhir, menunjukkan potensi besar.
Hasil positif ini menjadi modal awal yang penting bagi Indonesia dalam persaingan Grup D. Tim Merah Putih selanjutnya akan menghadapi Thailand dan Prancis dalam laga-laga berikutnya.
Di pertandingan lain dalam Grup D, Thailand juga memulai kiprahnya dengan kemenangan 4-1 atas Prancis.
Poin-poin kemenangan Thailand diamankan oleh Kunlavut Vitidsarn yang mengalahkan Christo Popov 21-15, 22-20, serta Panitchaphon Teeraratsakul yang menundukkan Alex Lanier 21-17, 21-19.
Ganda Ruttanapak Oupthong/Dechapol Puavaranukroh menang atas Julien Maio/William Villeger 21-15, 21-17, 21-10. Pasangan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul juga menutup kemenangan Thailand dengan mengalahkan Christo Popov/Toma Junior Popov 11-21, 21-12, 21-12.
Satu-satunya poin Prancis diperoleh melalui Toma Junior Popov yang berhasil menumbangkan Puritat Arree 21-6, 21-7.