Sanksi AFC tak berhenti, denda Persib Bandung tembus 1 miliar rupiah

jpnn.com – Persib Bandung kembali dijatuhi sanksi denda oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) setelah Komite Disiplin dan Etika AFC menggelar sidang pada 15 Desember 2025.

Klub berjuluk Maung Bandung itu dinilai melakukan pelanggaran serius dalam ajang AFC Champions League Two (ACL 2).

Dalam putusan tersebut, Persib dijatuhi total denda sebesar USD 30.000 atau sekitar Rp 499.050.000 (kurs Rp 16.655).

Persib Bandung Kembali Dijatuhi Sanksi Denda AFCSanksi ini berkaitan dengan laga tandang Persib ke markas Selangor FC pada babak penyisihan Grup G yang berlangsung 6 November 2025.

Persib Takluk dari Malut United, Thom Haye Ungkap Masalah Besar

AFC menilai terjadi pelanggaran serius dalam kategori perilaku penonton yang melanggar kode disiplin dan etik.

Berdasarkan laporan resmi AFC, sejumlah suporter Persib tercatat memasuki area lapangan pertandingan. Selain itu, terdapat aksi pelemparan benda ke lapangan dan area sekitarnya.

“20 penonton yang tergabung dalam tim tergugat memasuki lapangan permainan selama pertandingan. Tiga penonton yang tergabung dalam tim tergugat memasuki lapangan permainan selama pertandingan,” tulis AFC dalam situs resminya, dikutip JPNN, Rabu (17/12). 

“Penonton yang tergabung dalam tim tergugat melemparkan sekitar delapan benda (misalnya botol air kosong) ke lapangan permainan dan/atau area di sekitar lapangan permainan,” lanjut keterangan AFC.

Seusai Dibekuk Malut United, Thom Haye Curhat Soal Kondisi Persib Bandung

Atas rangkaian pelanggaran tersebut, Persib dinyatakan melanggar Pasal 65.1 kode etik dan disiplin AFC. 

“Persib Bandung (IDN) diperintahkan untuk membayar denda sebesar USD 30.000. Denda tersebut harus dibayarkan dalam waktu 30 hari sejak tanggal keputusan ini,” tegas AFC.

Akumulasi Denda Persib Mencapai Rp 1 MiliarDengan tambahan sanksi ini, total akumulasi denda Persib Bandung selama mengikuti AFC Champions League Two (ACL 2) menyentuh Rp 1 miliar. 

Jadwal Padat Bikin Persib Hancur di Ternate

Sebelumnya, Persib juga telah dijatuhi sanksi akibat pelanggaran suporter saat menjamu Selangor FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 23 Oktober 2025.

Dalam laga tersebut, AFC mencatat setidaknya enam kembang api dinyalakan, 33 benda dilempar ke area lapangan, termasuk kursi stadion dan puing lainnya, serta pemasangan satu spanduk bermuatan politik.

Selain itu, AFC menilai Persib gagal memenuhi kewajiban keselamatan pertandingan. 

Banyak penonton terlihat memanjat dan bergantung pada pembatas antartribun, serta ditemukan pelanggaran terkait penomoran kursi stadion yang tidak sesuai regulasi.

Atas pelanggaran tersebut, AFC menjatuhkan sanksi berupa denda USD 25.000 serta hukuman penutupan sebagian stadion sebesar 25 persen pada laga kandang berikutnya. 

Persib juga dikenai denda tambahan USD 1.250 terkait pelanggaran penomoran kursi.

Total denda dari kasus laga kandang tersebut mencapai USD 26.250 atau sekitar Rp 437 juta, yang wajib dilunasi dalam waktu 30 hari sejak keputusan dikeluarkan.

Meski ada penutupan sebagian stadion, AFC menegaskan bahwa jatah tiket tim tamu tetap tidak boleh dikurangi. (mcr27/jpnn)

Rekomendasi