

Kudus – Tim Nasional Putri Indonesia bersiap menghadapi tantangan baru dalam ajang Srikandi Merdeka Cup 2026 yang akan berlangsung di Kudus pada 4 hingga 23 Agustus mendatang.
Turnamen internasional ini terselenggara berkat kolaborasi strategis antara Bakti Olahraga Djarum Foundation dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Kehadiran kompetisi ini disambut positif oleh jajaran pengurus PSSI sebagai bentuk nyata dukungan sektor swasta terhadap kemajuan sepak bola putri di tanah air.
Anggota Exco PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, menilai ajang ini sangat krusial bagi pengembangan bakat pemain muda agar terbiasa dengan atmosfer kompetisi internasional.
Srikandi Merdeka Cup 2026 secara khusus difungsikan sebagai sarana pemantauan bakat atau talent scouting untuk memperkuat Timnas Putri U-17.
Proses ini dilakukan sebagai persiapan jangka panjang menyongsong gelaran Kualifikasi AFC U-17 pada tahun 2027 mendatang.
Vivin menekankan bahwa semakin banyak menit bermain yang didapatkan pemain di level internasional, maka semakin luas pula opsi pelatih dalam menentukan skuat berkualitas.
Menurutnya, ketersediaan pilihan pemain yang mumpuni menjadi kunci utama dalam memproyeksikan masa depan sepak bola putri Indonesia di kancah Asia.
Dalam turnamen ini, Indonesia akan menurunkan dua tim berbeda, yakni Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara.
Tim Garuda Pertiwi akan dipimpin oleh pelatih Timo Scheunemann, sementara tim Putri Nusantara ditangani oleh Takumi Taniguchi.
Seluruh pemain yang terpilih merupakan hasil seleksi ketat dari ajang MilkLife Soccer Challenge All Stars dan HYDROPLUS Soccer League All Stars yang digelar pertengahan tahun ini.
Saat ini, kedua tim tersebut tengah menjalani masa persiapan intensif di wilayah Kudus dan Pati, Jawa Tengah.
Srikandi Merdeka Cup 2026 akan diikuti oleh enam negara tamu, di antaranya Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, Yordania, dan Arab Saudi.
Pelatih Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann, mengungkapkan bahwa para pemain menunjukkan antusiasme yang tinggi sepanjang sesi latihan.
Ia menambahkan bahwa pengalaman bertanding melawan tim dari negara lain akan menjadi bekal berharga bagi perkembangan mental dan teknis para pemain muda.
Bermain di kandang sendiri diharapkan mampu memberikan motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal.
Timo menyatakan kesiapannya bersama tim untuk berjuang memperebutkan gelar juara di hadapan pendukung sendiri.
Berdasarkan pembagian grup, Garuda Pertiwi menempati Grup A bersama dengan Hong Kong, Malaysia, dan Arab Saudi.
Sedangkan tim Putri Nusantara akan bersaing di Grup B bersama Thailand, Singapura, dan Yordania.
Seluruh rangkaian pertandingan direncanakan berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah.
Publik menaruh harapan besar pada kiprah Timnas Putri Indonesia kali ini, terutama setelah kesuksesan gemilang mereka dalam menjuarai Piala AFF Putri 2026 yang berlangsung pada 30 Juli 2026.